PAMEKASAN – Terdapat beberapa agenda penting Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pegantenan di bulan Ramadan ini, salah satunya Kajian Fikih Kewanitaan.
Kali ini, kajian yang membahas seputar haid, nifas dan istihadah itu bertempat di Kediaman Rofiqoh Dusun Tacempah, Desa Plakpak, Pegantenan, Pamekasan, Senin pagi (03/04/23).
Ust. Ahmad Fauzi yang bertindak sebagai penyaji, pada awal penyampaiannya membeberkan pentingnya seorang wanita mengaji betul prihal, haid, nifas dan istihadah. Bagi setiap muslimah, menurut Ust. Fauzi, pengetahuan ini merupakan “kebutuhan” primer.
“Tentu kajian ini sangat penting diadakan, terutama bagi pemudi NU yang notabene calon ibu, bahkan banyak yang sudah jadi ibu sekalipun,” ujar pria yang sedang menjabat Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pegantenan tersebut.
Ana Uli Faradisi mengungkapkan hal yang sama, Kajian Fikih Kewanitaan ini memang menjadi kebutuhan semua muslimah.
“Di mana semakin kita kaji lebih dalam tentu akan lebih banyak kita menemukan ketidakpahaman di dalamnya, dan itu pentingnya kita mengkaji risalah haid, nifas dan istihadah atau yang sering kita istilahkan Fikih Kewanitaan,” papar Ketua Fatayat NU Kecamatan Pegantenan itu
“Saya harap kajian ini menjadi jawaban dari segala pertanyaan yang ada di unek-unek sahabat anggota maupun pengurus sekalian,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota Fatayat NU mulai dari tingkat Anak Cabang hingga Ranting.
Reporter: Bibur
Editor: Ahnu

