Artikel Terkait
JOMBANG — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan membawa empat agenda strategis dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Jawa Timur. Agenda tersebut mencakup penguatan kelembagaan, legalitas badan usaha, pendidikan ke-NU-an, dan kaderisasi. Sekretaris PCNU Kabupaten Pamekasan K. Ikhsan Ikhwani mengatakan, agenda pertama yang diusulkan ialah memperjelas kedudukan Jam’iyah Ruqyah Aswaja (JRA) dalam struktur organisasi NU. Menurutnya, status JRA perlu dipastikan, baik sebagai badan otonom (Banom), lembaga, maupun badan khusus. Kejelasan tersebut diperlukan untuk memperkuat kedudukan serta pelaksanaan program JRA dalam struktur organisasi. Agenda kedua berkaitan dengan legalitas lembaga usaha milik NU dan lembaga usaha yang menggunakan identitas ...
Read More
JOMBANG — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) tidak dapat lagi menghindari keterlibatan dalam dinamika internasional. Posisi NU sebagai salah satu organisasi Muslim terbesar di dunia membuatnya semakin diperhitungkan oleh berbagai pihak dalam agenda global. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya, sapaan akrabnya, dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/08/2026). Menurut Gus Yahya, keterlibatan internasional bukan semata-mata didorong oleh keinginan organisasi. Sejumlah pihak di berbagai negara mulai mencari dan menempatkan NU sebagai salah satu sumber legitimasi dalam merespons persoalan global. “Karena NU ...
Read More
JOMBANG — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2021–2026 sekaligus mengusulkan pembentukan badan otonom berbasis profesi. Pandangan tersebut disampaikan dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/08/2026). Badan otonom yang diusulkan meliputi organisasi bagi pengusaha Nahdliyin, tenaga kesehatan, dan pelaku pertanian. Kelompok tenaga kesehatan tersebut mencakup dokter, apoteker, dan perawat. Usulan itu merupakan tindak lanjut dari Muktamar Pertanian dan Muktamar Kemandirian yang sebelumnya diselenggarakan di Jawa Tengah. PWNU Jawa Tengah menilai ketiga kelompok profesi tersebut perlu mendapatkan ruang khusus dalam struktur organisasi NU. “Menurut dawuh Hadratussyekh ...
Read More
JOMBANG — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua meminta satu keterwakilan dalam tim formatur Muktamar Ke-35 NU. Permintaan tersebut menjadi salah satu catatan yang disampaikan terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2021–2026 di Jombang, Jumat (28/08/2026). Perwakilan PWNU Papua, H. Kahar, mengatakan keterwakilan tersebut diperlukan untuk menampung aspirasi warga NU dari lima provinsi di Papua dalam proses penyusunan kepengurusan dan penentuan arah organisasi ke depan. Selain keterwakilan dalam tim formatur, PWNU Papua menyoroti pelayanan terhadap pengurus dan warga NU dari daerah yang berkunjung ke kantor PBNU. Kantor tersebut dinilai sebagai rumah bersama yang harus terbuka ...
Read More
PAMEKASAN — Seribu lebih anggota Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1448 Hijriah dan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula PCNU Pamekasan, Jumat (28/08/2026). Peserta berasal dari unsur Pimpinan Cabang (PC), Pimpinan Anak Cabang (PAC), dan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Kabupaten Pamekasan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneladani Perjuangan Nabi Muhammad saw. dan Pahlawan Bangsa Menuju Indonesia Maju yang Berkah”. Ketua PC Fatayat NU Pamekasan Nyai Hj. Mariyatul Qibtiyah mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dan semangat perjuangan para pahlawan. “Melalui momentum Maulid dan HUT ...
Read More
JOMBANG — Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menegaskan bahwa Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) memiliki integritas tinggi sehingga tidak mudah dipengaruhi kepentingan pragmatis dalam Muktamar Ke-35 NU. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya, sapaan akrabnya, sebelum memasuki Sidang Pleno I di Gedung Serbaguna Hasbullah (GSGH) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/08/2026). “PWNU dan PCNU memiliki integritas yang tinggi dan tidak mudah dipengaruhi oleh kepentingan pragmatis,” ujarnya. Menurut Gus Yahya, PWNU dan PCNU memiliki kedudukan penting dalam menentukan arah organisasi. Integritas pengurus wilayah dan cabang diperlukan agar keputusan ...
Read More
JOMBANG — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, KH Muchlis Nasir, mengusung gagasan agar NU kembali pada khitah dan menjalankan fungsi utamanya sebagai rahmat bagi seluruh alam. Gagasan tersebut akan disampaikan dalam sidang komisi Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, Jumat (28/08/2026). Menurut Muchlis, gagasan tersebut merupakan mandat yang dibawa PCNU Kabupaten Pamekasan dalam forum permusyawaratan tertinggi NU itu. “Mandat kami sederhana: menginginkan NU untuk kembali pada fungsi utamanya sebagai rahmatan lil ‘alamin,” ungkapnya. Mantan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan itu berharap Muktamar Ke-35 NU dapat meredam kegaduhan serta melahirkan pemimpin yang mampu mengayomi ...
Read More
JOMBANG — Sidang Pleno I Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) sempat berlangsung dinamis pada awal persidangan. Namun, perbedaan pandangan peserta dapat dibicarakan melalui musyawarah sehingga sidang berakhir dengan tertib dan khidmat. Persidangan berlangsung di Gedung Serbaguna Hasbullah (GSGH) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026). Pleno tersebut membahas susunan agenda, jadwal, dan mekanisme persidangan yang menjadi pedoman selama Muktamar Ke-35 NU. Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan mengatakan, dinamika pada awal sidang berkaitan dengan konsep dan format pelaksanaan Muktamar. Sejumlah peserta menyampaikan pandangan karena mekanisme yang diterapkan memiliki beberapa perbedaan dibandingkan Muktamar sebelumnya. “Pada awalnya memang sempat ...
Read More
JOMBANG — Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Saifullah Yusuf mengungkapkan dua isu yang diperkirakan memicu pembahasan alot dalam Muktamar Ke-35 NU. Kedua isu tersebut menyangkut mekanisme pemilihan ketua umum PBNU dan aturan rangkap jabatan dalam kepengurusan NU. Pernyataan itu disampaikan KH. Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelum memasuki Sidang Pleno I di Gedung Serbaguna Hasbullah (GSGH) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/08/2026). “Dalam Sidang Pleno I nanti mungkin ada beberapa pembahasan yang cukup memakan waktu,” ungkapnya. Menurut Gus Ipul, mekanisme pemilihan ketua umum PBNU menjadi salah satu persoalan krusial yang akan dibahas. Musyawarah Nasional dan ...
Read More