NEWS

Halaqah Tembakau PCNU Pamekasan: Bersinergi Memperjuangkan Maslahah Tembakau!

PAMEKASAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan sukses menggelar Halaqah Tembakau, Sabtu (29/7/2023).

Acara yang dikonsentrasikan di Aula Lantai II PCNU Pamekasan itu mengusung tema “Bersinergi Merperjuangkan Maslahah Tembakau” yang dimotori oleh tiga lembaga, yaitu; Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam), Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU), dan Lembaga Bahtsul Masail (LBM).

Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Komisi Dakwah MUI Jatim KH. Ma’ruf Khozin, Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Brawijaya (UB) Malang Sutiman B. Sumitro, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Pamekasan, pengusaha tembakau, kelompok tani, Pimpinan Ranting, dan MWCNU yang tersebar di 13 kecamatan.

Dalam paparannya, Emil Dardak menyampaikan volume produksi tembakau Indonesia terbesar berada di Jawa Timur; mencapai 100.600 ton. Pamekasan menduduki ranking kedua setelah Jember, namun secara kualitas tembakau Pamekasan tetap nomor satu.

Kata Emil, kalau petani tembakau mengalami kesulitan, sudah tugasnya Gubernur dan Wakil Gubernur berjuang untuk petani.

Dalam sesi dialog, mantan Bupati Pamekasan Kiai Kholilurrahman mengimbau kepada pemerintah untuk membuat alur produksi tembakau mulai dari forescast (peramalan) hingga kebutuhan terhadap demand (permintaan) tembakau dari pabrikan.

Perlunya regulasi dari pemerintah provinsi berupa “pengambilan sampel tembakau oleh pembeli yang selama ini diambil secara cuma-cuma harus termasuk netto barang yang dijual” termasuk salah satu rekomendasi dari Halaqah Tembakau.


Reporter: Ali Haidar
Editor: Hairul Anam