PAMEKASAN – Koordinatorat Bidang (Korbid) Pengkaderan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar Halaqah Kader, Sabtu (03/10/2026), di Aula Lt. II PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95 Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan agenda pertama rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 PCNU Kabupaten Pamekasan, setelah kick off 1 Oktober lalu.
Acara bertajuk “Menjadi Muharrik Nahdlatul Ulama” itu menghadirkan Gus Muhammad Ridwan Khamid, Instruktur Nasional Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU).
Aminullah, Ketua Korbid Pengkaderan PCNU Kabupaten Pamekasan mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan guna menyolidkan alumni PD-PKPNU, sekaligus menyerahkan secata resmi data kader penggerak NU angkatan 21 dan 22 kepada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Pamekasan.
”Mudah-mudahan [data] ini bisa menjadi modal dasar bagi perjuangan dan pergerakan MWCNU dalam menggerakkan organisasi,” harap Alumnus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIM Pamekasan tersebut.
KH. Muchlis Nasir, Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Ulum Kampung Aswaja Palengaan tersebut menegaskan pentingnya komitmen kader terhadap sumpah kader.
”Kader NU harus tetap berkomitmen terhadap sumpah kader. Ketika NU memanggil tetap datang, tidak ada kata mundur sedikitpun,” tegas Kiai Muhlis.
Dalam kegiatan tersebut, diserahkan sembilan dokumen kaderisasi oleh Ketua Korbid Kaderisasi kepada Wakil Ketua PCNU Kabupaten Pamekasan Bidang Kaderisasi, H. Salman Alfarisi. Adapun data 239 kader alumni PD-PKPNU angkatan 21 dan 22 diserahkan langsung oleh Ketua PCNU Pamekasan kepada Ketua MWCNU se-Pamekasan.
Reporter: Aboonk
Editor: Redaktur

