PAMEKASAN — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, mengapresiasi terselenggaranya Musyawarah Idaroh (Musda) Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) Kabupaten Pamekasan di Aula Microteaching Kantor PCNU Kabupaten Pamekasan, Jl. R. Abdul Aziz, Jungcangcang.
Menurut Kiai Taufik, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan tersebut, Jatman memiliki peran penting dalam membina akhlak dan spiritualitas umat di era digital yang penuh tantangan ideologis.
“Jatman mengajak umat untuk bertasawuf yang identik dengan akhlak. Artinya, memperbaiki hati, melatih jiwa agar fokus pada Allah dan membentengi umat dari hawa nafsu,” ucapnya, Sabtu (31/5/2025).
Ia menambahkan, majelis zikir yang diusung Jatman berfungsi sebagai benteng moral masyarakat, termasuk dalam menghadapi penyebaran paham ekstrem melalui media sosial.
Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan itu berharap, Jatman Kabupaten Pamekasan semakin rapi, terstruktur, dan mampu menaungi tarekat mu’tabarah secara maksimal.
“Jatman juga punya media dan struktur sendiri, maka digitalisasi menjadi bagian penting dari dakwah tasawuf,” jelas Kiai Taufik.
Untuk diketahui, Musda Jatman Pamekasan kali ini menetapkan pasangan KH. Atoriq Siraj, Rais ‘Aly dan K. Abd. Wahed, Katib ‘Aly serta pasangan KH. Abdul Ghafur Mughits sebagai Mudir ‘Aly dan Hanafi sebagai Sekretaris Mudir ‘Aly.
Pewarta: Intan
Editor: Ali Wafa

