NEWS

Semarakkan HSN 2025, Fatayat NU Pamekasan Gelar Kampanye Anti Perundungan di Pondok Pesantren

PAMEKASAN – Peringati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Pamekasan menggelar Kampanye Anti Perundungan di Pondok Pesantren, Jumat siang (31/10/2025), di Aula Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Desa Angsanah, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan penutup rangkaian HSN 2025 PCNU Pamekasan, sebelum acara puncak yang diagendakan pada Ahad (02/11/2025), di Pondok Pesantren Miftahul Qulub Polagan, Galis, Pamekasan.

Ketua PC Fatayat NU Pamekasan, Nyai Mariyatul Qibtiyah dalam sambutannya menegaskan komitmen Fatayat NU dalam memerangi praktik perundungan di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan. Ia menyampaikan, kasus semacam itu dapat berdampak buruk terhadap kondisi mental dan semangat belajar para santri.

“Bidang advokasi siap mendampingi dan memberantas yang sering terjadi di pondok pesantren dan pendidikan, karena itu merusak mental serta semangat santri,” ujar Nyai Qibtiah.

Menurutnya, tindakan perundungan bisa meninggalkan sesuatu yang membekas, hingga santri menamatkan pendidikan di pondok pesantren. Karena itu, Fatayat NU Pamekasan berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat pesantren, agar lebih peka terhadap dampak buruk perilaku tersebut.

“Kalau dibiarkan, hal seperti itu akan teringat sampai lulus pondok pesantren. Maka dari itu, Fatayat NU Pamekasan mengajak semua pihak untuk saling mensupport satu sama lain, contoh kecilnya jangan sampai hanya karena merebut jemuran menimbulkan pertengkaran,” lanjutnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan tetsebut, Fatayat NU Pamekasan berharap pesantren dapat menjadi tempat tumbuhnya generasi santri yang kuat, berakhlak mulia, dan saling menghargai satu sama lain.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan santri dan pengurus pesantren tampak antusias mengikuti acara yang mengajak menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.


Pewarta : Willy Alivia R. (MNU-IX.10.030)
Editor: Aboonk