NEWS

Perkuat Peran Perempuan, Ranting Fatayat NU Desa Pasanggar Resmi di Bentuk

PAMEKASAN — Pimpinan perempuan muda Nahdlatul Ulama di wilayah Kecamatan Pegantenan memasuki babak baru. Melalui forum musyawarah ranting, kepengurusan Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Desa Pasanggar masa khidmat 2026–2029 resmi dibentuk, Ahad (11/1/2026).

Pembentukan kepengurusan ini merupakan bagian dari upaya Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Pegantenan dalam merampungkan struktur organisasi di tingkat ranting, menyusul masih adanya beberapa desa yang sebelumnya belum lengkap secara administrasi maupun kepengurusan.

Kegiatan musyawarah tersebut berlangsung di kediaman Hasiyah, Dusun Brambang, Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, dan dihadiri langsung oleh Ketua PAC Fatayat NU Pegantenan, Ning Ana Uli Faradisi.

Dalam sambutannya, Ning Ana menegaskan bahwa terbentuknya Fatayat NU Ranting Desa Pasanggar menjadi bukti kesiapan perempuan muda NU untuk bergerak, belajar, dan memberi dampak nyata di masyarakat.

“Syukur alhamdulillah, Fatayat NU Ranting Desa Pasanggar telah terbentuk. Ini menjadi bukti bahwa perempuan muda NU Desa Pasanggar siap bergerak, siap belajar, dan siap berdampak. Mari kita niatkan dengan sungguh-sungguh untuk istiqamah berkhidmat di organisasi yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa Fatayat NU tidak boleh hanya dikenal melalui kegiatan rutin bulanan, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata, minimal di lingkungan keluarga dan sekitar.

“Kita tidak ingin Fatayat hanya identik dengan rutinitas bulanan. Setelah terbentuknya pengurus ranting ini, mari kita jadikan Fatayat NU sebagai rumah besar yang nyaman untuk bertumbuh bersama, dengan ide dan kreativitas perempuan-perempuan hebat,” tambahnya.

Ning Ana juga mengingatkan bahwa khidmat di Fatayat NU merupakan bagian dari ibadah yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pribadi, tetapi juga keluarga dan generasi berikutnya.

“Sahabat-sahabat sekalian, ketahuilah bahwa khidmah kita adalah ibadah mulia. Manfaatnya akan kembali kepada kita dan anak keturunan kita. Maka berkhidmatlah dengan ikhlas dan penuh semangat,” tegas alumni PMII UIN Madura Rayon Fatar tersebut.

Pembentukan PR Fatayat NU Desa Pasanggar ini diharapkan menjadi awal lahirnya kader-kader perempuan muda NU yang aktif, progresif, dan berdaya dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.


Reporter: Bibur

Editor: Redaktur