PAMEKASAN — Akhir-akhir ini, Pancasila yang menjadi falsafah negara mulai dipertanyakan oleh beberapa oknum di Republik ini.
Sebagai ideologi, Pancasila disusun oleh beberapa ulama. Oleh karena itu, setiap warga negara harus mempercayai dan menerimanya. Jika tidak, maka kehancuran akan menimpa siapapun yang menolaknya.
Hal di atas disampaikan oleh Mustasyar PCNU Pamekasan, KH. Muhammad Muddatstsir Badruddin, saat memberikan sambutan dalam acara Pelepasan Ustadz Tugas dan Dai di Pondok Pesantren yang diasuhnya, Miftahul Ulum Panyeppen, Palengaan, Ahad (08/07/2018) malam.
“Barang siapa yang tidak setuju dengan Pancasila sebagai ideologi negara, maka mereka akan hancur dengan sendirinya,” papar kiai yang juga menjabat Wakil Rais PWNU Jawa Timur itu.
Selain itu, alumni Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan itu juga menyampaikan bahwa tidak selayaknya masyarakat Indonesia merubah sistem negara yang sudah disepakati bersama oleh segenap elemen bangsa, karena NKRI harga mati.
“Pancasila sudah menjadi kesepakatan di negeri ini antara ulama dan pemerintah, sehingga wajib untuk dipertahankan,” imbuhnya.
Reporter: Ahnu
Editor: Taufiqurrahman

