PAMEKASAN — Gelaran Liga Santri Nusantara (LSN) Regional IV Jawa Timur yang meliputi empat kabupaten di Madura: Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep musim kompetisi 2018 secara resmi dibuka, Ahad (26/08/2018).
Hajatan tahunan hasil kerja sama antara Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesua (Kemenpora RI) dan Rabitha Ma’ahid Islami (RMI) PBNU ini tidak hanya sebatas kompetisi dan mencari bibit-bibit pemain sepak bola. Lebih dari itu, LSN adalah media silaturrahmi antar pondok pesantren.
Hal itu disampaikan oleh Taufiqurrahman, Koordinator LSN Regional IV Jawa Timur saat menyampaikan sambutan pada pembukaan agenda yang digelar di Stadion R. Soenarto Hadi Widjoyo Pamekasan.
“Dan gelaran Liga Santri ini sudah mencapai target tersebut. Sebagai indikasi, tidak kami temukan gesekan-gesekan yang nerarti antar pesantren peserta LSN,” ujar Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Pamekasan itu.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut perwakilan dari RMI PBNU, Polres, Dinas Pemuda dan Olahraga, Madura United FC, PSSI, AWAPI dan PCNU Pamekasan.
Sampai berita ini diturunkan, agenda tersebut masih berlangsung. Sedangkan untuk laga pembuka mempertemukan Nurus Shibyan FC melawan Tarbiyatul Ummah.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

