SAMPANG — Pemimpin pada hakekatnya ialah seseorang yang mempunyai kemampuan memengaruhi perilaku orang lain di dalam kerjanya dengan menggunakan kekuasaan. Sedangkan kekuasaan ialah kemampuan mengarahkan dan memengaruhi anggota berkenaan tugas-tugas yang harus dilaksanakannya.
Agar lebih dalam memahami kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), perlu dikaji dan dipahami: tugas dan tanggung jawab, maksud dan tujuan, serta barometer keberhasilan dalam melaksanakan tugasnya.
Hal itu diungkapkan oleh Masful Yadi, salah satu kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Raden Segoro Ketapang, Sampang dalam diskusi bersama OSIS SMA Ittihadul Waqifin, Nagasareh, Banyuates, Sampang, Kamis (14/11/2019) malam, di Kafe Restu, Banyuates.
“Bahwasanya, seorang pemimpin harus mengusahakan tercapainya misi atau tujuan, meliputi peranan OSIS baik sebagai definisi maupun sebagai sarana mencapai tujuan,” ukapnya.
Hoirun, salah satu senioritas OSIS SMA Ittihadul Waqifin mengatakan, siswa harus berperan aktif dan mampu menciptakan terobosan baru demi kemajuan organisasi di era digital ini.
“Kita itu wajib bisa berperan aktif di era digital ini dan bisa membuat terobosan baru agar osis ini bisa berkembang lebih pesat lagi,” ucapnya mantam Ketua OSIS SMA ittihadul Waqifin ini.
Di akhir diakusi, para aktivis PMII ini berharap, pertemuan tersebut dapat menumbuhkan jiwa kepemimpin adik-adikya yang sedang mengemban amanah menjadi pengurus OSIS dalam menghadapi berbagai tantangan di masa-masa mendatang.
Reporter: Dahlan (NUO.19-027)
Editor: Ahnu

