News

Kiai Wahdi, Nabi Muhammad adalah Pemimpin Negara yang Didambakan

PAMEKASAN — Hanya butuh waktu 23 tahun, Nabi Muhammad bisa mengubah Arab jahiliah menjadi negara yang paling didambakan umat Islam, dengan dicetuskannya Piagam Madinah, hingga akhirnya Islam terkenal di mana-mana dan inilah yang harus menjadi contoh.

Hal ini diungkapkan oleh KH. Wahdi Musyaffak saat mengisi tausiah pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pademawu di Masjid Darul Muttaqin, Selasa (19/11/2019) malam.

“Nabi Muhammad adalah kreator dalam mengubah alam yang penuh dengan kesesatan, keserakahan, keangkuhan. Selam 23 tahun beliau memperjuangkan Islam. Itulah ketelatenan beliau yang harus kita contoh,” ungkapnya.

Strategi dakwah yang di lakukan oleh nabi sangat elegan, beliau mengajak manusia tidak langsung secara frontal, tapi mengajak secara santun dan menyejukan dengan menampilkan akhlak yang baik.

Dalam acara yg dikemas dengan maulid nabi ini, Kiai Wahdi bercerita, KH. Hasyim Muzadi pernah bertanya pada salah satu pentolan Ormas yang dikenal keras dalam berdakwah.

“Berapa orang yang telah kamu Islamkan, Bib?” Ucapnya menirukan Kiai Hasyim Muzadi.

“Beliau menjawab bahwa tidak pernah mengislamkan orang, apalagi yang non Islam, yang Islam saja takut berjumpa dengan saya,” lanjutnya.

Di akhir tausiahnya, Kiai Wahdi mengajak IPNU-IPPNU, sebagai Badan Otonom (Banom) NU, agar bisa memberikan manfaat dengan cara menjaga hubungan antara manusia, hubungan antara sesama Islam, dan hubungan dengan Allah SWT. Sebagai bentuk pengaplikasian nilai-nilai yang telah diteladani oleh Nabi Muhammad SAW.


Reporter: Batam
Editor: Ahnu