PAMEKASAN – Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari dan Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf M. Effendi, mendatangi kantor PCNU Pamekasan di Jl. R. Abd. Aziz no 95 Pamekasan, Kamis (12/12/2019). Mereka disambut sejumlah pengurus harian PCNU Pamekasan dan MWCNU, ketua-ketua lembaga dan badan otonom PCNU Pamekasan.
Jajaran Mustasyar yang turut menyambut di antaranya, KH. Fadil Sayuthi, Rais Syuriah, KH. Afifuddin Thoha, Wakil Rois KH. Ach Muzammil, KH. Ali Rahbini Abd. Latif, KH. Najibul Lhoir, Katib Syuriah KH. Abdul Bari, Ketua PCNU KH. Taufik Hasyim, M. Pd. I, dan jajaran wakil ketua PCNU lainnya.
Kiai Taufik Hasyim dalam sambutannya menjelaskan tentang lahirnya NU di Kabupaten Pamekasan yang diprakarsai oleh KH. Sirojuddin, bersamaan dengan lahirnya NU tahun 1926 secara nasional. NU hingga kini masih terus eksis dan semakin berkembang. Bahkan, NU eksis dari segi kepengurusan sampai ke tingkat desa dan dusun.
“NU sejak lahir tidak hanya bergerak di bidang keagamaan saja, namun juga banyak bidang seperti ekonomi, pendidikan, kebudayaan, sosial dan lainnya,” ujar Kiai Taufik mengawali sambutannya.
Kiai yang juga alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri ini menambahkan, NU sampai hari ini masih belum berubah sejak dilahirkan sebagai organisasi yang adem, menyejukkan, santun dan ramah. Oleh karena itu, NU belum pernah teriak-teriak dan demonstrasi.
“Situasi yang demikian ini, perlu dijaga bersama-sama dengan aparat keamanan dari TNI dan Polri. Dengan demikian, tidak ada celah bagi orang lain untuk berbuat onar di Pamekasan tercinta ini,” imbuhnya.

Kapolres Djoko Lestari menyampaikan permohonan maaf karena baru hari ini bisa silaturrahim ke kantor PCNU Pamekasan bersama para ulama dan kiai. Djoko mengaku baru dilantik sebulan yang lalu dan masih mendalami situasi dan kondisi lingkungan dan masyarakat Pamekasan.
“Kami minta masukan, arahan, bimbingan dan dukungan dari PCNU Pamekasan. Kami juga berharap apabila nanti ada hal yang kurang pas dalam menjalankan tugas, mohon tegurannya,” tegasnya
Sementara itu, Dandim M. Effendi mengaku bahwa NU memiliki kontribusi yang sangat besar kepada negara, bangsa dan agama. Karena kontribusi NU, situasi dan kondisi di Pamekasan bisa adem dan tidak terpengaruh dengan situasi apapun.
“NU inilah yang sudah banyak membantu kami TNI dan Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Pamekasan. Terima kasih kami sampaikan kepada PCNU Pamekasan,” ungkap Effendi.
Effendi juga meminta maaf karena baru kali ini bisa silaturrahim ke PCNU Pamekasan bersama dengan Kapolres Pamekasan. Sebab, banyak kegiatan di luar kota yang harus dihadirinya langsung.
Penulis : Lukman Hakim
Editor : Taufiqurrahman

