PAMEKASAN — KH. Taufik Hasyim, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, mengajak masyarakat Pamekasan meneladani KH. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.
Hal itu disampaikan saat menghadiri haul ke-10 Gus Dur yang dilaksanakan Komunitas Ataretan Santri Gus Dur, Senin malam (30/12/2019) di Cafe 9, Jl. R. Abd. Aziz No. 95 Jungcangcang, Pamekasan, Jawa Timur.
Kiai Taufik mengawali pembicaraannya dengan mengungkapkan kebahagian, lantaran masih banyak pemuda di Pamekasan yang memiliki semangat meneruskan perjuangan Gus Dur.
Pihaknya mengajak para generasi muda dan masyarakat Pamekasan secara umum menjalankan keteladanan Gus Dur di kabupaten Gerbang Salam tersebut.
“Persaudaraan dan kemanusiaan di Pamekasan, seperti yang diteladankan Gus Dur ini harus dijalankan dan diperjuangkan,” ajak Kiai Taufik.
Kiai Taufik juga menjelaskan, berkumpulnya pemuda lintas iman pada peringatan haul Gus Dur menjadi salah satu bukti keberagaman dan kasih sayang antar umat beragama.
“Karena sejauh yang saya lihat, tidak ada agama yang mengajarkan umatnya berbuat onar. Jikapun ada ada, entah itu agama apa namanya,” jelas Kiai Taufik.
Selain itu, Kiai Taufik juga banyak menceritakan beberapa hal terkait keunikan Gus Dur. Ia menyebutkan, Gus Dur merupakan sosok yang memiliki indera ke enam, karena kemampuannya di luar batas kemampuan manusia biasa.
Reporter: Abror
Editor: Ahnu

