NEWS

Harlah NU ke-94, IPNU-IPPNU Ketapang Gelar Bhakti Sosial

SAMPANG — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kecamatan Ketapang, Sampang memilih bhakti sosial, membersihkan sampah di Pantai Desa Ketapang, Barat, Ketapang, Sampang, sebagai agenda pertamanya usai dilantik Desember 2019 lalu.

Bhakti sosial yang dilaksanakan bertepatan dengan hari lahir (Harlah) NU ke-94 ini juga merupakan refleksi Hari Lingkungan Nasional sekaligus menjadi program pertama yang dilirik oleh pelajar-pelajar NU ini. Alasannya cukup klise, sebagaimana tema kegiatan “Ketapang Darurat Sampah”.

Meski truk-truk sampah banyak berseliweran di area Ketapang sebagai konduktor pembuangan sampah. Hal ini menjadi pemandangan unun bagi warga sekitar.

Namun demikian, permasalahan yang dipaparkan oleh Dul Kama, salah satu petugas Pembuangan Sampah, masih kurangnya pengetahuan warga tentang pengelolaan sampah; kedua, kurangnya kesadaran warga berpola hidup sehat.

“Sehingga masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan, khususnya di daerah pantai SCTV di Desa Ketapang Barat, yang menjadi lokasi bhakti sosial PAC IPNU-IPPNU (Ketapang. Red.),” jelas Dul Kama, Jumat (31/01/2020).

Ketiga, Dul Kama melanjutkan, jalur truk sampah di Ketapang masih belum memadai untuk turun ke pesisir khususnya daerah strategis pantai, karena masih kurangnya fasilitas. Jadi saat ini hanya ada sekitar tiga jalur, itupun hanya bergerak di Jalan Raya Ketapang.

“Sampah-sampah di sini sudah bertahun-tahun. Terkejut juga adik-adik mau bhakti sosial di sini, soalnya tidak mungkin selesai dalam satu hari,” imbuh pak Dul Kama di akhir pembicaraannya.


Reporter: Anis
Editor: Abror