PAMEKASAN – Guna meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt., Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Bulangan Barat menggelar lailatul ijtima’ yang dikemas dengan pengajian, sekaligus memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Selasa malam (10/03/2020), di Dusun Timur, Desa Bulangan Barat, Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur.
KH. Munafi’, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Pamekasan dalam sambutannya mengajak warga NU memperkuat ajaran Islam Ahlusunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah yang diridlai Allah SWT. Selain itu, Ia mengajak warga NU mendukung rencana pembangunan Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama (RSINU) Pamekasan.
“Atas nama PCNU Pamekasan saya mengajak seluruh hadirin untuk memberikan dukungan dengan mentashorrufkan dana, sebagai upaya pendirian RSINU yang memang menjadi program jangka panjang PCNU Kabupaten Pamekasan,” ajaknya.
Sementara itu, KH. Imam Sutaji yang bertindak sebagai penceramah menyampaikan, didirikannya Jam’iyah Nahdlatul Ulama tak lepas dari sejarah yang bulannya sama dengan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. di bulan Rajab.
“Jam’iyah Nahdlatul Ulama berdiri sebagai representasi kemerdekaan Indonesia dengan proses yang cukup lama, berdasarkan hasil istikharah para Ulama sepuh di Nusantara yang diprakarsai oleh Mbah Hasyim Asy’ari. atas petunjuk waliyullah, Mbah Kholil Bangkalan, pada tahun 1926 membentuk Komite Hijaz, sebagai cikal-bakal lahirnya Nahdlatul Ulama,” paparnya.
Tidak hanya itu, KH. Imam Sutaji menyampaikan, Pancasila seringkali disalahtafsirkan oleh mereka yang tidak paham.
“Karena para Ulama yang di antaranya Mbah Hasyim Asy’ari dan Mbah Wahab Hasbullah merestui akan cetusan Pancasila sebagai dasar negara, karena Pancasila tidak diagamakan, akan tetapi Pancasila tidak bertentangan dengan agama,” tegasnya.
Turut Hadir dalam kesempatan tersebut KH. Dafik Kholil Bendahara Aswaja NU Center Pamekasan, KH. Nawawi Abd Mu’in Mustasyar PCNU Pamekasan dan K. Syaiful Qorik Ketua Tanfidziyah MWCNU Pegantenan.
Reporter: Bibur
Editor: Aboonk

