PAMEKASAN – Guna membantu pesantren dalam menjalankan protokol New Normal Pesantren, Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Covid-19 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan melakukan pengawalan terhadap Santri yang kembali ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum (PPMU) Panyeppen, Selasa (02/05/2020) di pintu gerbang pesantren, Jl. Raya Palengaan, Km. 11 Pamekasan, Desa Potoan Laok, Palengaan.
Pengawalan yang dilakukan dibantu oleh Banser Tanggap Bencana (Bagana) Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Sebaguna (Banser) Pamekasan bersama Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corps Brigade Pelajar (CBP) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Pamekasan.
Muhammad Abror, Sekretaris Satgas Tanggap Covid-19 PCNU Pamekasan menuturkan, pihaknya menyediakan alat untuk mengecek suhu tubuh santri yang baru kembali dan masker untuk petugas pesantren.
“Kami juga mengedukasi santri tentang tata cara cuci tangan yang baik. Jadi, yang kami lakukan ini, selain sebagai khidmat kepada pesantren, juga bagian dari upaya membantu pemerintah dalam menghentikan pandemi Covid-19,” tuturnya.
Ditemui di tempat terpisah, KH. Abdurrahman Abbas, Ketua Satgas Tanggap Covid-19 PCNU Pamekasan menyebutkan, pihaknya sudah membentuk tim yang akan ditugaskan untuk mengawal santri kembali ke pesantren.
“Sudah ada beberapa pesantren yang koordinasi dengan kami. Nah, setiap permintaan yang masuk akan kami upayakan semaksimal mungkin agar benar-benar dikawal oleh tim yang sudah ditunjuk,” jelasnya.
Pengawalan di PPMU Panyeppen akan dilakukan selama satu minggu penuh, menyesuaikan dengan jadwal kembali santri yang ditentukan oleh pihak pesantren secara bertahap.
Reporter: Zainal
Editor: Wiyono

