News

Gasper Kecam Pernyataan Andi Octavian Latief Soal Ulama Palengaan Tidak Berdalil

PAMEKASAN – Beredar video pernyataan Andi Octavian Latief soal kiai-kiai di Kecamatan Palengaan, Pamekasan yang mengamalkan amaliah tradisional tanpa didasari dalil-dalil dan mempraktekan amaliah yang aneh-aneh.

Pernyataan tersebut dikecam oleh Abdul Wafi, Anggota Gerakan Santri dan Pemuda Rahmatan Lil Alamin (Gasper) Madura Bidang Kajian Keagamaan.

Menurutnya, pernyataan Andi yang ‘tak lain juga berasal dari Palengaan itu melukai hati santri, alumni-alumni pesantren Kecamatan Palengaan dan guru-gurunya.

Lebih lanjut, Wafi menyebutkan, pernyataan Andi juga membuat resah masyarakat Palengaan yang sejak dulu hidup rukun, tenang, damai dan nyaman dalam menjalankan ajaran agama.

“Dulu kami sangat bangga kepadanya, karena prestasi dan pencapaian yang luar biasa. Namun, kali ini situasinya sudah berbeda. Dia mulai berani menyalahkan amaliah masyarakat yang sesuai dengan dalil yang dipelajari di madrasah dan pesantren, sebagaimana ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah. Itu sikap yang tidak berakhlak,” jelas Wafi, sapaan akrabnya.

Hasil tangkap layar video Andi Octavian Latief saat ceramah.

Wafi memaparkan, pernyataan Andi lainnya yang menyebut kebiasaan masyarakat pada Jumat legi (manis. Madura) dan meyakini sesuatu yang tidak ilmiah merupakan syirik ashghar.

“Itu pernyataan orang yang tidak mengerti agama dan menunjukkan kalau dirinya bodoh. Padahal, tidak semua yang ada di dalam agama ini bisa diilmiahkan (ta’abbudi. Red.), seperti siksa kubur, doa dan sedekah untuk mayat, serta hari kiamat. Itu tidak bisa diilmiahkan, tapi ada dalilnya,” paparnya.

Wafi menyarankan, agar Andi fokus pada aktifitas, sesuai kapasitas yang dimilikinya.

“Kalau mau berbicara soal agama, belajar dulu tentang agama yang baik dan benar. Ngaji tafsir, fikih, balaghah dan kitab-kitab lain yang ada di pesantren, bukan belajar dari internet. Sebaiknya, kalau memang dia basic-nya ahli fisika, tidak perlu bicara soal agama,” jelasnya.

Wafi menegaskan, jika Andi tetap menyalahkan dan mengusik amaliah masyarakat, maka pihaknya akan melakukan gerakan penolakan dan turun langsung bersama masyarakat.


Reporter: Aboonk
Editor: Wiyono