News

UPZ IAIN Madura Datangi Rumah-Rumah Kaum Dhuafa dan Anak Yatim

PAMEKASAN – Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Rabu (02/09/2020), mendatangi rumah kaum dhuafa dan anak yatim guna memberikan santunan. Bakti sosial ini merupakan agenda tahunan yang digelar oleh kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, namun hari ini konsep kegiatannya berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Pimpinan Umum UPZ IAIN Madura, Moh. Elman mengungkapkan, santunan anak yatim dan dhufa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena masih dalam era new normal.

“Hari ink kita memang mengadakan acara santunan dengan cara yang berbeda: pertama, karena masih masa pandemi Covid-19 biar tidak menguras kesibukan para penerima, saat masih pandemi semua menjadi terkena dampak dari pandemi ini; yang kedua, saat ini musim tembakau. Masyarakat sedang sibuk dengan taninya, maka kami UPZ memilih kami yang datang ke mereka,” ungkapnya.

Elman Dhuro, sapaan akrabnya, berharap para donatur memaklumi, donasi yang mereka transfer ke UPZ IAIN Madura bisa mengetahui dana mereka tersalurkan sebagaimana amanah dan tanggung jawab yang dibebankan.

“Harapanya, kita terus bekerja meskipun situasi pandemi, karena para donatur meskipun sangat berkurang jauh dari biasanya kami tetap berharap agar donatur tetap menyisihkan sebagian rezekinya kepada UPZ terutama para civitas akademika kampus IAIN Madura,” tandas dosen Fakultas Tarbiyah itu.

Selaras dengan Elman, Ach Syaiful Rijal, Ketua Pelaksana UPZ IAIN Madura menjelaskan, kali ini targetnya hanya 20 orang.

“Kali ini kita selaku pengurus UPZ IAIN Madura mendatangi 20 Rumah dengan 20 orang yang berbeda tempat tinggalnya, di antaranya masyarakat Palengaan, Larangan Badung, Kadur, Blumbungan, Kowel, Bunder, Konang, dan masih banyak lagi. Kita terjun langsung ke rumah-rumah yang kita bantu sesuai prosedur protokol kesehatan,” tuturnya.

Mosthafa Ameen, salah satu anak yatim penerima santunan, merasa bahagia didatangi para UPZ IAIN Madura.

“Aku senang masih ada yang peduli kepadaku meskipun hanya satu tahun sekali. Terima kasih UPZ IAIN Madura tetap membahagiakan aku. Semoga rezeki UPZ tetap lancar dan orang-orang yang menyumbang ke UPZ dibalas kebaikannya di hari kemudian dan berkumpul dengan kami para anak yatim di surga,” pungkas anak asal Desa Larangan Badung Palengaan itu.


Reporter: Faer
Editor: Aboonk