PAMEKASAN – Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Pamekasan, Sabtu malam (05/09/2020), menggelar Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab), di Desa Dasok, Pademawu, tepatnya di Kediaman KH. Rofi’i, Ketua PC Pergunu Pamekasan.
Ada dua pembahasan utama dalam giat yang diikuti oleh perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pergunu se-Kabupaten Pamekasan itu, yaitu proses belajar-mengajar dalam jaringan (Daring), maupun luar jaringan (Luring) di era new normal.
“Di harapkan semua lembaga pendidikan, khususnya yang ada di bawah koordinasi Nahdlatul Ulama, bisa melaksanakan pembelajaran secara normal, dengan catatan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ucap Kiai Rofi’i.
Selain kegiatan pembelajaran di era new normal, pendataan nahdliyin melalui Program Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) oleh PCNU Pamekasan juga menjadi pembahasan.
Pergunu, menurut Kiai Rofi’i, mendukung penuh dan siap menyukseskan program tersebut. Ia menilai, Kartanu merupakan identitas bagi warga NU yang menegaskan pemilik kartu tersebut tidak berafiliasi terhadap kelompok-kelompok di luar NU, khususnya kelompok radikal dan intoleran.
“Kami sebagai guru NU mengajak semua elemen pendidikan, utamanya yang berada di bawah naungan NU, agar semuanya berfoto dan membuat Kartu Tanda Anggota NU. Karena ini menunjukkan bahwa kita betul-betul warga NU yang tidak berafiliasi terhadap organisasi-organisasi lain, utamanya yang terpapar radikalisme dan intoleran,” pungkasnya.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

