PAMEKASAN – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Tlanakan, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, menggelar Musyawarah Ranting di Masjid Amalussholeh, Jumat malam (11/09/2020).
Dalam permusyawaratan tertinggi di tingkat ranting ini, K. Misnari Achmad, mewakili kepengurusan periode 2015-2020, menyampaikan laporan pertanggung jawaban program-program selama satu periode.
“Ada beberapa pencapaian atau progress program yang telah dilaksanakan oleh NU Desa Tlanakan, seperti: santunan anak yatim, Gerakan Koin Mandiri NU yang dibentuk di setiap dusun dan diperuntukkan untuk kegiatan pengajian dan kegiatan NU lainnya,” ucap Kiai Misnari.
Selain itu, Kiai Misnari juga melaporkan, selama lima tahun kepengurusannya, agenda rutin seperti lailatul ijtima’ dan kamrat setiap malam Rabu bisa berjalan secara bergantian di rumah pengurus, anggota, warga.
“Sedangkan yang sedang proses saat ini ialah pemotretan Kartanu (Kartu Tanda Anggita NU) yang masih mencapai 367 Warga yang melaksanakan pemotretan, dan bagi yang belum bisa menyusul, karena warga di desa Tlanakan sekitar 2.500. Jadi, masih ada 2.133 warga yang belum melaksanakan pemotretan,” ucap Kiai Misnari di akhir laporannya.
Melalui agenda lima tahunan ini, K. Muhammad Ifrot Maksum kembali dipercaya menduduki posisi Rais. Sementara posisi Ketua, yang semula dijabat oleh K. Hosnan, digantikan oleh K. Muhammad Karrab. Keduanya akan menakhodai PRNU Tlanakan selama lima tahun ke depan.
Tampak hadir dalam kesempatan itu warha nahdliyin dan seluruh jajaran pengurus PRNU Desa Tlanakan. Tampak juga perwakilan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tlanakan.
Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu

