PAMEKASAN – Pasukan Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Pamekasan membangun rumah Ibu Salami yang roboh akibat diterjang angin, Kamis (19/11/ 2020) lalu, sekir jam 19.00 WIB di Dusun Tacempah, Desa Plakpak Kecamatan Pegantenan Kabupaten Pamekasan, Jumat (04/12/2020).
Terekam, sejak pagi hari puluhan anggota Pasukan BAGANA berserta masyarakat setempat gotong royong melakukan pembangunan rumah orang tua tiga anak itu.
Jamaluddin, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Pamekasan memaparkan, bakti sosial ini merupakan tanggung jawab Banser, khususnya BAGANA.
“Sejak pagi hari bersama warga kami sudah berada di tempat Ibu Salami, dan aksi seperti ini memang tugas Banser yang tergabung di BAGANA,” ucap Komandan Jamal, sapaannya.
Ia berharap, Ibu Salami selalu dalam keadaan sehat, dan peristiwa serupa tidak terjadi kembali.
“Semoga aksi ini sangat membantu, karena kami cukup prihatin sekali dan semoga pasukan BAGANA ini diberikan kesehatan untuk menyelesaikan tugas ini,” harap Jamal.
Syafiuddin, Ketua PC GP Ansor Pamekasan mengapresiasi kesigapan BAGANA Pamekasan, terjun langsung membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
“Aksi semacam ini tanggung jawab Ansor-Banser dan selaras dengan visi misi kami, GP Ansor Pamekasan, untuk membangun satu ranting satu rumah tak layak huni,” ucap Wakil DPRD Pamekasan itu.
Mantan aktifis PMII itu juga menambahkan, dana pembangunan rumah Ibu Salami ini merupakan hasil sumbangan dan koordinasi GP Ansor dengan semua pihak, utamanya Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan.
“Kami dapatkan dari hasil kordinasi dengan semua pihak. Namun jika ada aghniya’ juga ingin nyumbang, silahkan langsung ke BAGANA, karena ini juga tanggung jawab bersama,” imbuh Syafik.
Sementara Ibu Salami, sangat berterima kasih kepada GP Ansor dan Banser yang membantunya secara suka rela.
“Terima kasih sebanyak-banyaknya atas segala bantuan baik materi maupun tenaga dari Ansor-Banser,” ucap perempuan 30 tahun itu.
“Semoga Allah memberikan balasan yang lebih banyak kepada Ansor dan Banser, karena kami hanya bisa mendoakan,” lanjutnya sambil meneteskan air mata.
Reporter: Syarofi
Editor: Ahnu

