PAMEKASAN — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) periode 2016-2021 menggalakkan pengaderan melalui pelaksanaan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU). Selama satu periode, pengaderan ini berhasil mencetak ribuan kader militan yang tersebar di tiga belas kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan.
Periode 2021-2026 kali ini, PCNU Pamekasan tidak hanya memfokuskan pada PKPNU saja, tapi juga akan menggalakkan pelaksanaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU). Hal ini disampaikan oleh Ust. Ahmad Asir saat memimpin rapat rutin bulanan, Senin malam (22/11/2021), di Aula Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95 Pamekasan.
“MKNU ini adalah kaderisasi untuk struktural. Kalau PKPNU, kaderisasi khusus untuk calon penggerak NU. Kalau PKPNU ini peserta harus menginap, dikarantina, harus tiga hari, dan harus mengikuti semua materi, MKNU ini tidak,” jelas Rektor Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan tersebut.
Di PCNU Pamekasan ada empat pengurus yang mengikuti pelatihan fasilitator MKNU dan dinyatakan lulus. Keempat orang ini, lanjut Ust. Ahmad, dapat menjadi fasilitator pada setiap pelaksanaan MKNU.
“Jadi, diharapkan nanti semua struktural NU di lingkungan PCNU Pamekasan bisa mengikuti MKNU ini. Nanti, yang jadi fasilitator yang empat orang tadi,” imbuhnya.
Dalam rapat yang dihadiri oleh jajaran Syuriah dan Tanfidziyah tersebut, para Ketua Lembaga, Badan Otonom (Banom) dan Badan Khusus di Lingkungan PCNU Pamekasan diberi kesempatan menyampaikan progres program kerja usai pelaksanaan Musyawarah Kerja (Musker) Pertama yang dilaksanakan bulan lalu di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sumber Anom, Angsanah, Palengaan, Pamekasan.
Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur

