News

Klinik Pratama Al-Miftah PP. Miftahul Ulum Panyeppen Resmi Dibuka

PAMEKASAN – Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Palengaan, Pamekasan secara resmi membuka klinik kesehatan, Kamis (25/11/2021). Klinik kesehatan yang diberi nama “Pratama Al Miftah” tersebut beralamatkan di Jl. Raya Palengaan km. 11 Pamekasan, tepatnya di Desa Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur.

Abdullah sa’en, Panitia Pelaksana Peresmian dan Pembukaan Klinik Pratama Al-Miftah menuturkan, usai dibuka secara resmi oleh Marzuki, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, pihaknya langsung menggelar khitan massal dan pengobatan gratis.

“Hari ini langsung dibuka, dan kami adakan khitan massal serta pengobatan gratis bagi masyarakat yang tidak mampu, agar mereka mengenal bagaimana pentingnya hidup sehat. Setelah khitan gratis masih mendapatkan bingkisan sarung dan snack-snack,” tutur dosen IAIMU Pamekasan itu.

dr. Syaifuddin, Direktur Klinik Rawat Inap Pratama Al-Miftah menyebutkan beberapa pelayanan yang tersedia, mulai dari pelayanan 24 jam, Unit Gawat Darurat (UGD), penyediaan mobil ambulan, pelayanan rawat inap, apotek dan beberapa pelayanan kesehatan lainnya.

“Tidak hanya itu, kami bersama tim juga akan senantiasa aktif memberikan edukasi kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif kepada para santri dan masyarakat umum,” jelas Pengurus Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) tersebut.

Dalam kesempatam yang sama, KH. Muhdlar Abdullah, Pengurus Yayasan Al-Miftah, saat membacakan pesan dan sambutan RKH. Muhammad Muddatstsir Badruddin, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen menyampaikan, cita-cita untuk mendirikan klinik sebenarnya sudah lama dan termasuk di dalam program pembangunan Pesantren dan Yayasan Al-Miftah.

“Namun, Allah baru menakdirkan terwujudnya dibuka dan diresmikan pada hari ini. Hal tersebut utamanya dimaksudkan untuk melayani santri putra maupun putri, yang mana di pusat ini saja tercatat sekitar 2500 santri dan terus bertambah, belum termasuk santri-santri dan murid pesantren atau madrasah yang berafiliasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, yang menjadi beban pemikiran Pengasuh PP. Miftahul Ulum Panyeppen ialah ketika ada santri, terutama putri yang kadang mendadak sakit tengah malam dan harus segera diberi perawatan intensif. Begitu juga, santri dari luar Pamekasan dan luar Jawa, bahkan juga luar Negeri.

“Pada hari ini, cita-cita tersebut akan menjadi kenyataan, walaupun fasilitas bangunan maupun peralatan masih sangat belum memadai, namun sudah bisa dioperasikan karena sudah dirapatkan berkali-kali oleh Dinas Kesehatan dan dibentuk tim pemeriksa untuk keperluan peridzinan, dan ternyata pula sudah diterbitkan peridzinan, berarti sudah memenuhi syarat,” lanjut KH. Muhdlar membacakan teks pesan dan Sambutan RKH. Muhammad Muddatstsir Badruddin.

Dalam acara tersebut, tampak terlihat beberapa pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Palengaan, serta Pengurus Ranting NU Potoan Laok.


Reporter: 09.IV-2021 (Mahrus S)
Editor: Aboonk