PAMEKASAN — Gerakan Pemuda (GP) Ansor merupakan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama (NU) yang lahir untuk menjawab tantangan pada waktu. Tidak hanya tujuan agama, organisasi yang berdiri tanggal 24 April 1934 ini juga bertujuan mewadahi para pemuda agar turut berperan secara aktif dan kritis dalam pembangunan nasional demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan.
Hal ini disampaikan oleh Moh. Faridi, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Pamekasan pada acara Koloman Rutin Ansor Palengaan Laok (Komarun), Rabu malam (10/03/2022), di Kediaman Ahmad Marzuki, Dusun Jati Jajar, Desa Palengaan Laok, Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur.
Mengingat tujuan pendirian GP Ansor, dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura ini mengingatkan para pengurus GP Ansor Desa Palengaan Laok agar tidak hanya mengagendakan kegiatan-kegiatan yang bersifat seremonial saja. Lebih dari itu, kader GP Ansor harus menjadi solusi semua permasalahan yang ada di masyarakat.
“Kader Ansor harus mampu memetakan permasalahan-permasalahan, setidaknya di lingkungan lokal di dusunnya. Oh, ini permasalahannya, ini potensinya, lalu ini solusinya,” ucap mantan Ketua Umum Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pamekasan ini.
Sebelum itu, Faridi menyampaikan, kesuksesan suatu agenda tidak hanya diukur waktu pelaksanaannya saja, tapi pascapelaksanaan agenda tersebut. Menurut Faridi, suatu acara bisa dikatakan sukses, bila acara tersebut dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat.
“Seperti itu juga Ansor dulu didirikan oleh para kiai NU. Jadi, setiap kepengurusan Ansor di semua tingkatan perjuangannya sama, tapi semua agenda harus menyesuaikan dengan kondisi lokal setempat,” ujar Faridi.
Selain diikuti para pengurus PR GP Ansor Desa Palengaan Laok, tampak hadir juga para kader dan anggota Banser. Turut hadir juga pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Palengaan: Muhammad Ahnu Idris (Ketua), Purawi (Kepala BAANAR). Selain itu, terlihat pula Syaiful Haq (Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Pademawu) yang datang bersama Moh. Faridi.
Reporter: Aboonk
Editor: Redaktur

