News

Bersama Fatayat NU, KUA Pademawu Gelar Pendidikan dan Pelatihan Metode Tartila

PAMEKASAN – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pademawu bersama Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) setempat melaksanakan pendidikan dan pelatihan baca tulis Alquran metode Tartila bagi para guru ngaji musala, surau se-Kecamatan Pademawu, Sabtu (06/08/2022), di SMAN 1 Pademawu,

Pelatihan yang diikuti oleh empat puluh guru ngaji itu mendatangkan Pimpinan Cabang (PC) Jamiyatul Qurra Wal Huffad Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kecamatan Pamekasan itu dihadiri oleh Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kabupaten Pamekasan, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pademawu serta Badan Otonom (Banom) di bawahnya.

Abd. Wafi, Kepala KUA Kecamatan Pademawu mengatakan, kegiatan pendidikan dan pelatihan baca tulis Alquran untuk guru ngaji ini sebagai bentuk kepedulian instansi yang dipimpinnya dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada guru ngaji di Pademawu.

“Tidak hanya mengurus perihal nikah saja, tapi untuk memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat Pademawu,” tuturnya.

Ia berkomitmen untuk bersinergi dengan beberapa pihak yang mendukung atas kemampuan kompetensi guru ngaji di Pademawu.

Sementara Febriyana Hidayati, Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Pademawu mengatakan, kegiatan ini sebagai bimbingan kepada guru ngaji di musala untuk menerapkan metode Tartila.

“Kegiatan pelatihan ini untuk meng-upgrade kompetensi, kemampuan para guru ngaji di Pademawu melalui metode Tartila, karena peran dari guru ngaji ini cukup besar,” ucapnya.

Penyuluh KUA Pademawu bidang Pemberantasan Buta Aksara Alquran itu berharap, melalui pelatihan ini, peran para guru ngaji di musala atau surau di Pademawu tidak kalah eksis dengan TPQ yang lain.


Reporter: Syarofi
Editor: Redaktur