Tak Berkategori

Momentum Maulid Nabi, MWCNU Larangan Ajak Nahdliyin Jadi Uswah

PAMEKASAN – Hikmah diutusnya Nabi Muhammad SAW selain mengemban tugas sebagai rahmat li al-‘alamin, rasulullah juga menjadi uswah atau teladan bagi seluruh umat manusia. Dengan demikian, maka seyogianya umat Islam juga harus menjadi teladan bagi orang lain di sekitarnya.

Hal ini disampaikan oleh K. Bukhari Akhyar Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Larangan saat menyampaikan tausiah pada pelaksanaan lailatul ijtima’ Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Duko Timur, Larangan, Pamekasan, Jumat malam (30/09/2022), di Kediaman Ust. Sofi, tepatnya Dusun Daja Songai, Desa Duko Timur.

Dalam kegiatan yang dikemas dengan peringatan maulid Nabi Muhammad itu, Kiai Bukhari juga mengajak kepada seluruh hadirin agar senantiasa memupuk kecintaan kepada Baginda Nabi Muhammad dengan cara memperbanyak banyak selawat. Hal ini, lanjut Kiai Bukhari, merupakan esensi momentum maulid.

“Rasa gembira sebagai syukur kita dengan lahirnya Nabi Muhammad, memperbanyak berselawat kepdanya, menumbuhkan kecintaan, meneladani uswahnya, melanjutkan dakwah dan perjuangannya,” imbuhnya.

Diawali pembacaan tahlil dan barzanji, hadir dalam kegiatan ini seluruh pengurus NU Desa Duko Timur, anggota lailatul ijtima’, pengurus MWCNU Kecamatan Larangan.

Usai hikmah maulid, acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ust. Moh. Ya’qub, Wakil Rais Syuriah PRNU Ranting Desa Duko Timur.


Reporter: Ahnu
Editor: Redaktur