Tak Berkategori

Ra Maltuf, Ansor Harus Mengikuti Jejak Dakwah Nabi Muhammad

PAMEKASAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Proppo melalui Majelis Dzikir Dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus kegiatan rutin bulanan, di Balai Desa Pangorayan, Proppo, Pamekasan, Sabtu malam (29/10/2022).

Tampak hadir dalam acara tersebut jajaran Syuriah, Tanfidziah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Proppo. Hadir juga perwakilan pengurus Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor se-Kecamatan Proppo, serta Ketua mandataris Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Pamekasan R. Maltuful Anam.

Dalam sambutannya, Ra Maltuf, begitu ia akrab dipanggil, menyampaikan, sebutan Ansor bukan hanya sebatas label sebutan saja, tapi semua bentuk gerakan, perjuangan, dan semua langkah-langkahnya mengikuti langkah-langkah sahabat ansor di zaman Nabi Muhammad SAW.

“Kita sebagai NU, kader Ansor harus betul-betul kaffah dan sepenuhnya mencontoh segala hal yang menjadi langkah, yang menjadi dakwah Nabi besar Muhammad SAW,” ujarnya.

Pria yang menjabat Wakil Rektor III Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Panyeppen, Pamekasan itu melanjutkan, segala perjuangan Nabi Muhammad SAW menjadi wasiat bagi seluruh kader GP Ansor agar bisa diterapkan karena sesuai dengan visi-misi organisasi kepemudaan NU tersebut serta menjadi ruh guna merevitalisasi nilai-nilai Islam Ahlussunnah Wal jamaah.

“Cita-cita dari Ansor, bagaimana kita merapikan kader, merapikan organisasi yang juga dicontohkan Nabi Muhammad SAW melalui dakwahnya dengan step by step (selangkah demi selangkah, Red) sehingga menjadi langkah besar yang menjadikan Islam terkenal di seantero penjuru dunia, Islam yang besar seperti yang kita kenal saat ini,” ucap Ketua Asosiasi Pendamping Desa Indonesia (APDI) Pamekasan tersebut.

Di akhir sambutannya, Ra Maltuf menyampaikan tekadnya akan mencetak kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebanyak 6.000 orang. Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya ini meminta dukungan para masyayikh jajaran Syuriah, Tanfidziah khususnya yang ada di Proppo, agar dapat merealisasikan komitmennya tersebut.


Kontributor: Ary Hidayad (MNU.V.10-005)
Editor: Redaktur