PAMEKASAN – Moh Dafir dan Maufirotul Laili melalui pelaksanaan Konferancab XIV IPNU-IPPNU Kecamatan Tlanakan, dinyatakan purna melaksanakan pengabdiannya di organisasi pelajar NU tersebut, Ahad (08/01/2023) di Aula SMK Al-Falah, Branta Tinggi, Tlanakan.
Melalui pelaksanaan permusyawaratan tertinggi di tingkatan PAC itu juga Moh. Zainal Arifin bersama Anisatul Jannah dipercaya oleh forum menjadi pemimpin PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Tlanakan periode 2023-2025.
Pada tahapan penjaringan calon, ada lima orang calon Ketua PAC IPNU Kecamatan Tlanakan, yakni: Mohammad Zainol Fatah, Denis Firmansyah, Wahyu Hidayat, Moh Zainal Arifin dan Mudasir Ashari. Namun, pada tahap pencalonan tiga orang lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat, dan hanya menyisakan Moh Zainal Arifin dengan Mudasir Ashari.
Pada tahap pemilihan, Moh Zainal Arifin berhasil mengungguli perolehan suara Mudasir Ashari, dengan perolehan sepuluh banding delapan.
Baca juga: Pentas Seni Meriahkan Opening Ceremony Konferancab XIV IPNU-IPPNU Tlanakan
Sementara bakal calon Ketua PAC IPPNU Kecamatan Tlanakan terdapat tiga orang, namun salah satu bakal calon, yakni Kamilatin Azizah, dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga pada tahapan ini hanya menyisakan Rois Lailatul Qomariyah dengan Anisatul Jannah.
Pada tahap pemilihan, Rois Lailatul Qomariyah berhasil mendapatkan delapan suara, sedangkan Anisatul Jannah mendapatkan dua belas suara. Atas perolehan suara tersebut, Anisatul Jannah dinyatakan terpilih sebagai Ketua PAC IPPNU Kecamatan Tlanakan.
Moh Dafir, Ketua Demisioner PAC IPNU Kecamatan Tlanakan, berharap ketua terpilih bisa menjadikan IPNU-IPPNU Kecamatan Tlanakan lebih produktif dan progresif serta mengayomi PK dan PR se-Kecamatan Tlanakan, sehingga dapat melahirkan kader-kader militan. Bagi kandidat yang belum terpilih, menurut Dafir, ini merupakan kesuksesan yang tertunda.
“Harapan kepada ketua terpilih maupun yang belum bisa terpilih IPNU Tlanakan lebih progres dan produktif lagi dan memprioritaskan pengayoman terhadap PK, PR se-Tlanakan dan bisa menumbuhkan gerakan baru, sehingga PAC IPNU Tlanakan tetap menjadi sorotan semua PAC di Kabupaten Pamekasan serta bisa melahirkan kader-kader militan. Yang belum terpilih ini bukan akhir dari segalanya, ini hanya langkah awal kesuksesan yang tertunda dan tetap menjunjung solidaritas persaudaraan dan saya yakin kalian adalah kader kader hebat Tlanakan,” tangkas Dafir.
Kontributor: Alim
Editor: Redaktur

