News

Gandeng DKPP dan Kemenag, LPPNU Pamekasan Fasilitasi Kemandirian Pesantren Melalui “Pesantren Agripreneur”

Program tersebut, menurut Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim, program sangat bermanfaat bagi kehidupan santri di masa depan.

“Santri nantinya tidak hanya mampu di bidang agama, namun juga siap menatap masa depan dengan cerdas,” ungkapnya.

Kiai Taufik juga menilai program tersebut sejalan dengan pandangan NU yang mendorong para santri juga ikut berpartisipasi dalam membangun ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian.

Kepala Bidang (Kabid) Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Achmad Suaidi menyebut program ini sejalan dengan harapan DKPP, yaitu mendorong tumbuhnya petani mileneal.

“Jumlah petani sudah sangat berkurang, maka dengan program tersebut diharapkan mampu menarik dan melahirkan generasi petani ke depan,” ungkapnya, seperti dikutip mediajatin.com, Jumat (25/11/2022).

Pelaksanaan program Santri Agripreneur ini akan terus meluas ke sejumlah pesantren di seluruh kecamatan yang ada di Pamekasan.

Tidak hanya itu, melalui program ini juga akan ada distribusi sebanyak 2.000 bibit jeruk, 600 bibit alpukat, 1.000 bibit pisang dan beberapa hewan ternak sebagai sarana belajar santri di sektor pertanian dan pangan.

“Saya harap program ini terus berlanjut, karena sangat mendukung terhadap visi pemerintah,” pungkasnya.


Reporter: Aboonk
Editor: Redaktur