Tak Berkategori

30 Tahun Fatayat NU Tobungan Istikamah Gelar Rutinan Tiap Setengah Bulan

PAMEKASAN – Pimpinan Ranting (PR) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Jumat siang (28/10/2022), melaksanakan pertemuan yang dilaksanakan tiap setengah bulan sekali di kediaman Syamsiyah. Sebanyak 85 orang dari 6 dusun yang ada di Desa Tobungan aktif mengikuti rutinan ini.

Ny. Hj. Istifadah, Ketua PR Fatauat NU Desa Tobungan menyampaikan, rutinan ini bertujuan memperkokoh ukhuwah islamiah para kader NU di desanya.

“Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini untuk melestarikan tradisi atau budaya sesepuh NU serta memperkokoh ukhuwah islamiah para kader NU khususnya di wilayah Tobungan, dan agar pemudi-pemudi Tobungan dapat menjaga keluhuran ajaran NU,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nyai Istifadah mengaku, sejak 20 tahun lalu ia mengabdikan diri pada Fatayat NU. Ia juga menggerakkan masyarakat agar turut serta mengabdi bersama dirinya. Melalui pengabdian ini, lanjut Nyai Istifadah, ia mendapatkan aliran barakah para ulama pendiri NU dan diakui sebagai santrinya kelak di hari akhir.

“Harapan saya mengikuti kegiatan ini pertama, ya ngamri barakah atau berharap barakah dari para muassis NU, diakui sebagai santrinya. Makanya saya tetap menyambung hati melalui kegiatan ke-NU-an ini agar saya terus berkhidmat. Intinya harapan terbesar saya di NU khususnya di kegiatan rutin Fatayat yang telah berjalan selama kurang lebih 30 tahun ini, agar mendapat barakah dan menggerakkan masyarakat yang lain untuk bisa berkhidmat bersama-sama di NU,” tuturnya.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap setengah bulan sekali pada hari Jumat secara bergiliran di rumah-rumah anggota. Istigasah, tahlil, selawat, serta pengajian kitab klasik membuat tradisi ke-NU-an pada rutinan ini semakin terlihat.

Dipandu Hayati, salah satu anggota Fatayat NU Desa Tobungan, kegiatan ini berjalan khidmat, ditambah pengajian kitab “Sullam al-Taufiq” yang dipimpin oleh KH. Maktum.


Kontributor: Mimin (MNU. V. 10-006)
Editor: Redaktur