PAMEKASAN – Beragam upaya harus dilakukan Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan guna mempertahankan akidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah, di antaranya melalui peningkatan dan pengasahan kemampuan para dai muda yang diwadahi oleh LDNU PCNU Kabupaten Pamekasan.
Menggandeng Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pamekasan, LDNU PCNU Kabupaten Pamekasan mendatangkan KH. Zainul Hasan, KH. Satibi Sayuthi, dan KH. Moh. Zahid pada pelaksanaan “Pelatihan 100 Dai-Daiyah” di Aula Pesantren As-Sholihin, Panempan, Pamekasan, Ahad (05/02/2023).
Saat menyampaikan materi “Teknik Pidato”, Kiai Satibi mengatakan, sebelum berpidato, hal pertama yang harus diketahui dan dikuasai dai ialah tujuan, tempat, materi, serta audiens yang menjadi pendengar. Sehingga, lanjut Kiai Satibi, melalui pesan dakwahnya dai mudah memengaruhi audiens.
“Beberapa tehnik berpidato yang perlu kita ketahui sebelum berpidato yaitu: kita harus mengetahui tujuan berpidato, di mana kita berpidato, dan siapa saja yang menjadi pendengarnya, menyiapkan materi yang sesuai dengan tema, serta memperbanyak latihan,” tutur dai kondang asal Blumbungan, Larangan Pamekasan itu.
Ditemui usai acara, KH. Syuhada Ibrahim mengatakan, rata-rata para peserta memiliki potensi menjadi seorang dai. Hanya saja, lanjut Ketua LDNU PCNU Kabupaten Pamekasan ini, potensi-potensi itu kurang diasah.
“Rata-rata para peserta memiliki potensi menjadi seorang dai, akan tetapi kurangnya latihan dan perlu diasah semaksimal mungkin sehingga kreatifitas-kreatifitas para peserta akan muncul dengan sendirinya,” tangkas tangkas pengasuh Pesantren As-Sholihin itu.
Dimulai pukul 10:00 WIB oleh K Mahrus Ali, Wakil Ketua PCNU Pamekasan, giat ini diikuti oleh perwakilan pondok pesantren, Pimpinan Komisariat (PK), Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU, dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Pamekasan.
Ada tiga materi yang diterima peserta: Ke-Aswaja-an oleh KH. Zainul Hasan, KH. Satibi Sayuthi menyampaikan materi Teknik Pidato, dan materi Kepenulisan Naskah Pidato disampaikan oleh KH. Moh Zahid.
Kontributor: Alim
Editor: Redaktur

