PAMEKASAN – Lora Maltuful Anam, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan, menghadiri refleksi hari lahir (Harlah) ke-68 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang digelar oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU) Kecamatan Palengaan, Ahad (13/03/2023) di Aula Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan, Kompleks Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok.
Pada kegiatan yang dirangkai dengan “Kajian dan Rutinan dengan Anak PAC IPNU-IPPNU Palengaan” (Kadinda Pacapa) itu, alumnus Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Palengaan, Pamekasan ini didapuk sebagai pemateri kajian bertajuk “Aswaja Saja, Apa Aswaja An-Nahdliyah?”
Menurut mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya ini, kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan IPPNU harus berani bergerak agar mampu menguasai berbagai lini. Kader IPNU-IPPNU, lanjutnya, tidak hanya fokus pada agenda-agenda seremonial semata.
“Kita sebagai warga NU harus berani mengambil peran penting dalam berbagai macam lini yang saat ini dikuasai oleh orang-orang yang tidak berafiliasi dengan kita. Tunjukkan, kalau IPNU-IPPNU Palengaan ini mampu berkolaborasi dengan siapapun, sehingga kelak lahir generasi NU yang menjadi ujung tombak di setiap lini,” ucap Ra Maltuf, sapaannya.
Ketua PAC IPPNU Kecamatan Palengaan, Yani Laila, dalam sambutannya mengajak seluruh Pimpinan Komisariat (PK) dan Pimpinan Ranting (PR) di wilayah kerja PAC IPPNU Palengaan, agar merefleksikan Harlah ke-68 IPPNU melalui pemumukan semangat pengabdian terhadap NU.
“Kader IPPNU harus kompak, solid dan kolaboratif dalam meningkatkan progresifitas IPPNU, terlebih di Kecamatan Palengaan ini. Mari kita konkretkan motto belajar, berjuang dan bertakwa dalam kehidupan sehari-hari,” ajak Yani.
Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu

