NEWS

Pembakaran Kantor NU di Sumenep, PCNU Pamekasan Imbau Nahdliyin Waspada dan Tidak Terprovokasi

PAMEKASAN – Masyarakat Madura, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) atau yang biasa disebut nahdliyin, dihebohkan dengan upaya pembakaran Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, oleh orang tidak dikenal, Jumat dini hari (05/05/2023).

Menyikapi situasi ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, meminta seluruh jajaran pengurus di semua tingkatan, baik Ranting di tingkat desa maupun Wakil Cabang di tingkat kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan.

“PCNU Pamekasan mengimbau agar seluruh warga dan pengurus NU untuk menjaga kantor MWCNU dan Ranting NU masing-masing,” ucap KH. Ihyauddin Yasin, Wakil Ketua PCNU Pamekasan, Ahad (07/05/2023), di kantornya, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan.

Tidak hanya itu, pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Anwar Klompek, Kadur, Pamekasan ini juga meminta seluruh nahdliyin dan segenap pengurus NU agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi sehingga mudah tersulut emosi.

Menurut informasi yang dihimpun Media NU Pamekasan, percobaan pembakaran Kantor MWCNU Kecamatan Lenteng tersebut tidak hanya sekali. Bahkan tindak kriminal ini merupakan kali kedua selama dua pekan terakhir, yakni pada 23 April 2023 dan 05 Mei 20203.

Ketua PCNU Sumenep, Kiai Panji Taufiq mengaku, pihaknya sudah melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib serta kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Selain itu, Kiai Panji juga mengaku akan terus mengawal secara serius penanganan kasus tersebut.

Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu