JOMBANG — Panitia sekaligus perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Munawar Fu’ad, meminta seluruh jajaran NU konsisten menjalankan aturan organisasi yang telah ditetapkan.
Konsistensi tersebut harus diterapkan mulai dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), hingga PBNU. Aturan perlu dijaga sebagai pedoman bersama agar organisasi tetap berjalan sesuai koridor.
“Di tingkat cabang, wilayah, dan PBNU tentu harus konsisten, istikamah di dalam menjaga rule, rel, dan rutenya,” tegas Bang Fuad, sapaannya.
Bang Fuad juga meminta keputusan yang dihasilkan melalui proses dengar pendapat aspiratif dihormati dan tidak dipersoalkan kembali tanpa mempertimbangkan proses serta dampaknya terhadap organisasi.
“Pertama, kita hormati keputusan yang sudah diambil dari proses dengar pendapat aspiratif,” katanya.
Menurut Munawar, pengambilan keputusan mempertimbangkan pandangan para masyayikh dan rais. Pertimbangan tersebut diperlukan untuk menjaga kemaslahatan organisasi serta mencegah dampak yang lebih besar.
“Melihat kemaslahatan atau menghindari kemudaratan yang lebih besar kalau pasal ini tiba-tiba diubah,” ujarnya.
Ia mengatakan ketentuan tersebut mengikat struktur NU di tingkat cabang dan wilayah, terutama dalam proses pergantian kepengurusan. Perubahan aturan di tengah proses berpotensi memengaruhi mekanisme yang sedang berjalan.
“Karena ini sudah mengikat juga cabang, wilayah, dalam rangka penggantian kepengurusan,” jelasnya.
Reporter: Asrafi
Editor: Ahnu

