JOMBANG — Mandataris Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026–2031, KH Abdul Hakim Mahfudz, menilai semangat kebersamaan para muktamirin menjadi salah satu hal positif dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam sambutan penutupan muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Gus Kikin, sapaan KH Abdul Hakim, mengatakan hampir seluruh rangkaian kegiatan, mulai pembukaan hingga persidangan, berlangsung lancar.
“Mulai dari awal, proses-proses berjalan lancar, proses persidangan berjalan lancar, proses-proses kita dalam pembahasan, semuanya rasanya banyak solusi-solusi yang bisa dicapai di dalam pembahasan-pembahasan ini,” ujarnya.
Gus Kikin juga menyoroti semangat muktamirin dalam mengikuti seluruh agenda. Menurutnya, sebagian besar peserta tetap mengikuti persidangan hingga dini hari, termasuk saat proses pemungutan suara berlangsung.
“Kita kalau sampai pagi, Pak, itu tempat duduk hampir masih penuh juga. Nah, ini yang mengherankan saya, ini kok betah, yang tidak punya program ikut juga duduk mendengarkan,” katanya.
Ia menilai antusiasme tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan selama muktamar. Gus Kikin berharap semangat guyub dan persatuan yang tumbuh di Tambakberas terus terjaga setelah muktamar selesai.
“Mudah-mudahan bisa dijadikan masyarakat yang lebih tenang, masyarakat yang lebih guyub,” ujarnya.
Reporter: Asrafi
Editor: Ahnu

