News

LAZISNU Pamekasan Salurkan Air Bersih ke Wilayah Tak Terjangkau PDAM

PAMEKASAN — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pamekasan bersama Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Tlanakan, Jumat (04/09/2026).

Ketua LAZISNU Pamekasan, Muhamad Nasir, mengatakan bantuan diprioritaskan bagi wilayah yang belum terjangkau layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Warga di wilayah tersebut juga menghadapi sumur yang mulai mengering atau menghasilkan air asin.

“Daerah yang sangat butuh bantuan air karena di daerah tersebut PDAM tidak masuk. Walaupun masuk, sering alirannya tidak sampai, dan sumur sudah mulai kering. Kalau di daerah pesisir, sumurnya asin,” kata Nasir.

LAZISNU Pamekasan dan Kemenag Pamekasan bekerja sama menyediakan bantuan serta menentukan lokasi dan penerimanya. Air bersih disalurkan kepada masyarakat umum, dusun, musala, masjid, dan pesantren.

“Bentuk sinergi dengan Kemenag Pamekasan melalui kerja sama dalam bentuk pendistribusian air bersih dengan dana dan penentuan daerah serta penerima, seperti di masyarakat umum, dusun, musala, masjid-masjid, dan pesantren,” ujarnya.

Selain menyalurkan air bersih, LAZISNU Pamekasan merencanakan penyediaan tandon semi permanen dan permanen, termasuk tempat penampungan air yang ditanam di dalam tanah.

Rencana itu disiapkan setelah LAZISNU menemukan sebagian warga tidak memiliki tempat penampungan air yang memadai selama musim kemarau. Sejumlah warga menggunakan penampungan berbahan anyaman bambu yang rentan bocor.

“Rencananya dengan pemerintah yaitu dengan adanya penyediaan tandon air, tandon semi permanen dan permanen yang tergali dalam tanah. Karena temuan di masyarakat, mereka tidak mempunyai tempat penampungan air pada musim kemarau sehingga ada yang membuat dari gedek yang rentan bocor,” ungkap Nasir.


Reporter: Intan
Editor: Ahnu