PAMEKASAN — Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) bersama Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabuapten Pamekasan memulai penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Total bantuan dalam program tersebut mencapai 220.000 liter.
Penyaluran dimulai di Dusun Soro’, Desa Pegagan, Kecamatan Pademawu, Kamis (01/10/2026). Program ini selanjutnya menyasar sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Pamekasan.
Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Pamekasan, Ust. Muhamad Nasir, mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
“Program ini dalam rangka HSN tahun 2026, meneguhkan khidmah santri untuk masyarakat dalam bentuk bantuan air bersih sebagai salah satu kepedulian yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Ust. Nasir.
Ia menjelaskan, bantuan diperuntukkan bagi masyarakat di berbagai wilayah Pamekasan yang mengalami kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.
“Ini diperuntukkan se-Pamekasan. Untuk kemarin pembukaan bantuan air bersih 220.000 liter untuk daerah kekeringan, tepatnya di Dusun Soro’, Desa Pegagan, Kecamatan Pademawu,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut termasuk dalam NU-Care Damai atau Dakwah dan Kemanusiaan, salah satu dari lima pilar program LAZISNU.
“Ini merupakan bagian dari lima program pilar LAZISNU, yaitu NU-Care Damai. Melalui pilar tersebut, LAZISNU menjalankan program yang berkaitan dengan dakwah sekaligus kepedulian terhadap kebutuhan kemanusiaan,” katanya.
Reporter: Intan
Editor: Ahnu

