PAMEKASAN — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pamekasan menggelar pertemuan pembahasan rencana strategis (Renstra) kepengurusan masa khidmah 2025-2030 di Pondok Pesantren Matsaratul Huda, Panempan, Pamekasan, Sabtu-Ahad (23-24/05/2026). Kegiatan tersebut bertujuan menyusun arah kebijakan dan strategi program kerja organisasi selama satu periode ke depan.
Ny. Mariyatul Qibitiyah, Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Pamekasan, mengatakan, Renstra menjadi forum musyawarah bagi seluruh pengurus PC Fatayat NU Pamekasan beserta lembaga di bawahnya untuk menyamakan visi gerak organisasi, menetapkan prioritas program, serta memperkuat khidmah kepada perempuan muda NU di Kabupaten Pamekasan.
Tidak hanya itu, agenda ini, menurutnya, merupakan bentuk komitmen organisasi untuk menjalankan khidmah secara profesional, terencana, dan berkelanjutan.
“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program kerja yang lahir benar-benar relevan dengan kebutuhan kader dan masyarakat, serta menjadi jawaban atas tantangan zaman,” ujarnya.
Pada kesempatan itu juga, KH. Kholilurrahman, Bupati Pamekasan, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Renstra sebagai pedoman utama dalam menjalankan organisasi.
“Renstra dalam organisasi itu sangat penting. Ibaratnya sebuah rumah, Renstra ini merupakan pintu untuk menuju rumah tersebut. Mau dibuat seperti apa rumah tersebut, tergantung pada saat kita masuk lewat pintu mana,” ujarnya.
Ia berharap, melalui forum tersebut, Fatayat NU Pamekasan mampu melahirkan program-program yang aplikatif, sesuai kebutuhan umat, dan sejalan dengan arah pembangunan daerah.
Kegiatan RENSTRA tersebut diikuti seluruh pengurus PC Fatayat NU Kabupaten Pamekasan dan perwakilan lembaga di bawahnya. Hadir pula sebagai fasilitator, Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Jawa Timur bersama Wakil Ketua Bidang Media.
Reporter: Luluk
Editor: Ahnu

