News

Resmi Dilantik, NU Kecamatan Pamekasan Prioritaskan Penguatan Organisasi Hingga Akar Rumput

PAMEKASAN — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pamekasan secara resmi dilantik. Senin malam, (22/06/2026), di Pondok Pesantren Babussalam, Kangenan. Selain pelantikan, agenda yang dirangkai dengan pelaksanaan musyawarah kerja (Musker) I ini juga mengukuhkan pengurus lembaga. Tercatat ada tujuh lembaga yang dilantik, di antaranya: Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu), Lembaga Perekonomian (LP), Lembaga Dakwah, Lembaga Takmir Masjid (LTM), serta Lembaga Bahtsul Masail (LBM).

Kepada Media NU Pamekasan, K. Abd. Kholik Yadi, menyampaikan bahwa kepengurusan ini merupakan hasil konferensi yang digelar pada pertengahan Februari lalu. Ia menyebut proses pelantikan sempat mengalami keterlambatan karena para pengurus masih fokus pembangunan kantor yang sedang berjalan.

“MWCNU Kecamatan Pamekasan ini terbentuk pada konferensi pertengahan Februari dan baru dilantik pada 22 Juni. Keterlambatan ini salah satunya karena pembangunan kantor yang cukup menyita waktu,” jelas Ketua MWCNU Kecamatan Pamekasan itu.

Lebih lanjut, Kiai Kholik menyampaikan, program prioritas ke depan ialah penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah melalui pembentukan Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (PARNU).

“PAR ini penting sebagai basis penguatan Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah, Red) di tengah masyarakat. Sesuai AD/ART (Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, Red), jika sudah ada 25 anggota, maka sudah bisa dibentuk PARNU, baik berbasis jemaah masjid maupun kelompok pengajian,” paparnya.

Selain itu, MWCNU Kecamatan Pamekasan juga menaruh perhatian pada pembinaan masjid dan musala melalui LTMNU. Menurutnya, banyak musala di wilayah perkotaan yang belum tersentuh secara struktural oleh NU.

“Melalui LTMNU, musala harus mulai dibina agar amaliahnya tetap berjalan sesuai Aswaja An-Nahdliyah. Bahkan bisa dibentuk forum silaturahim takmir musala sebagai sarana penguatan,” katanya.

Di bidang ekonomi, lanjut Kiai Kholik, MWCNU Kecamatan Pamekasan mendorong optimalisasi peran Baitul Maal wa Tamwil Nawa Utama (BMTNU) Mandiri agar lebih dirasakan manfaatnya oleh Nahdliyin. Sinergi dengan lembaga ekonomi diharapkan mampu memperkuat kemandirian organisasi.

“Sementara di sektor pendidikan, MWCNU [Kecamatan Pamekasan] merencanakan pendirian Sekolah Menengah Pertama NU di lingkungan Pondok Pesantren Babussalam. Rencana tersebut masih akan dikoordinasikan dengan LP Ma’arif PCNU [Kabupaten] Pamekasan,” lanjutnya.

Kiai Kholik, juga menyampaikan, pembangunan kantor MWCNU Kecamatan Pamekasan saat ini mencapai sekitar 70 persen. Ia berharap dukungan Nahdliyin agar proses pembangunan dapat segera diselesaikan dan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan organisasi.


Reporter: Intan
Editor: Redaktur