SAMPANG — Demi menjaga para alim ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pimpinam Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda ANSOR Kecamatan Omben Kabupaten Sampang menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) di Pondok Pesantren Al-Ihsan Jrangoan
Acara yang dimulai Jumat siang (02/11/2018) ini dihadiri Oleh Pj. Bupati Sampang, Polres Sampang, Dandim Sampang, Forkopimcam Omben, Polsek Omben, Koramil Omben, PC. NU Kab. Sampang, Syuriah dan Tanfidziyah MWC NU Omben.
Kegiatan yang diikuti 171 peserta ini akan berlangsung selama 3 Hari 2 Malam ke depan.
“Adapun hal yang menarik, bahwasannya salah satu peserta ini ada yang berasal dari keturunan Habib bernama Hasan Jufri,” ujar Muafi, Ketua Panitia.
Moh. Khoiron Zaini, Ketua PC. GP ANSOR Sampang menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan DTD ini untuk pertahanan Negeri.
“Kegiatan ini adalah untuk merekrut anggota Banser baru, dalam rangka menguatkan Amaliah NU dan menggalakkan semangat untuk ber-Ansor di Kabupaten Sampang serta menambah pasukan kami dengan tujuan menjaga para alim ulama dan Negara Republik Indonesia,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Karang Durin, Tlambah, Karangpenang itu.
Melalui kegiatan ini Ra Khoiron berharap, peserta DTD ini nantinya akan menjadikan Madura sebagai tolak ukur untuk kebangkitan NU dan ANSOR.
“Karena lahirnya NU dan ANSOR merupakan amanah dari Syaichona Kholil (Bangkalan, Madura. Red) terhadap K.H Hasyim Asyari,” tandasnya.
Reporter: N.O.18.20 (Ula S.)
Editor: Ahnu

