PAMEKASAN — Lomba Hadrah Al-Banjari antar pesantren dan lembaga pendidikan Islam mengawali rangkaian agenda peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019, Senin malam (14/10/2019), di Halaman Kantor PCNU Pamekasan, Jl. R. Abd. Aziz, No. 95, Kelurahan Jungcangcang.
Koordinator Divisi Lomba HSN 2019 PCNU Pamekasan, Taufiqurrahman Khafi, dalam sambutannya mengatakan, perlombaan yang digelarnya merupakan media silaturrahim guna memperkuat ukhuwah antar santri, pesantren dan lembaga pendidikan Islam.
“Kegiatan ini merupakan peringatan hari santri, maka perlu mengedepankan nilai-nilai kesantrian. Jika ada hal yang kurang berkenan, lebih baik berkoordinasi dengan panitia, tanpa harus teriak-teriak apa lagi sampai mengumpat,” ucap Ketua Lembaga Kajian, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PCNU Pamekasan.
Karena kegiatan yang digelarnya bertujuan mempererat tali silaturrahim, lanjut Taufiq, maka tentu akan banyak berkah yang diperoleh oleh semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan agenda tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, RPA. KH. Najibul Khoir selaku Wakil Rais PCNU Pamekasan, sesaat sebelum membuka acara, mengajak semua hadirin agar tetap menjaga ukhuwah dan tali silaturrahim. Karena, menurutnya, silaturrahim dapat menjadi penyambung antara Khaliq dan makhluq.
“Aku Maha Rahman. Dan kalimat rahim (dalam kata silaturrahim. Red.), Allah menyejajarkan kalimat rahim dengan salah satu namaNya. Oleh karena itu, siapa yang menyambung silaturrahim, maka Allah akan bersambung dengannyab barang siapa memutus silaturrahim, maka Allah akan memutuskan diri darinya,” ucapnya, usai mengutip hadis qudsi.
Sampai berita ini diturunkan, kegiatan yang diikuti oleh 38 grup perwakilan pesantren dan lembaga pendidikan Islam se-Kabupaten Pamekasan ini masih berlangsung.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

