NEWS

SMA Ma’arif 1 Pamekasan Launching Rumah Batik Kolor

PAMEKASAN — SMA Ma’arif 1 Pamekasan, Desa Terrak, Tlanakan, Pamekasan, meluncurkan Rumah Batik Kolor, Sabtu (30/11/2019), di halaman sekolah. Batik Kolor ini akan menjadi ciri khas batik karya peserta didik sekolah yang ada di bawah koordinasi LP Ma’arif PCNU Pamekasan itu.

Abu Siri, salah satu pengajar, menuturkan, Batik Kolor berawal ketika peserta didiknya mengikuti pelajaran melukis dan membatik. Di luar dugaan, karya lukis serta batik mereka sangat bagus. Sehingga, pihak sekolah berinisiatif menfasilitasi potensi serta bakat mereka agar menjadi bakat yang melahirkan suatu karya yang bernilai estetika dan ekonomi.

Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah mendatangkan Abd. Rahman, seorang pembina batik dari Kampung Batik Banyumas, Klampar, Proppo. Hanya butuh empat kali pertemuan, para peserta didik bisa membatik. Agar hasil karyanya semakin bagus, pihak sekolah terus mendorong mereka melakukan uji coba. Upaya inipun tidak sia-sia. Hingga akhirnya, diluncurkanlah Rumah Batik Kolor.

“Kolor maksudnya daun kolor. Mengapa daun kolor yang menjadi ciri khas? Karena pohon kolor itu banyak tumbuh di sekitar tanah lokasi yang menurut cerita tutur, lokasi itu merupakan cikal bakal, awal mula munculnya nama Desa Terrak yang asalnya bukan Terrak tapi tèra’. Di mana lokasinya pas di Somor Terrak,” tutur Abu Siri.

Launching Rumah Batik Kolor, lanjut Abu Airi, bertujuan menamkan kesadaran kepada para peserta didik agar turut serta menjaga warisan budaya Nusantara yang tak bertentangan dengan ajaran agama, seperti batik.

Tidak hanya itu, Rumah Batik Kolor juga bertujuan membekali para peserta didik dengan ketrampilan membatik,bagar kelak mereka tidak menjadi pengangguran, dan tidak menjadi beban bagi orang lain, dan pemerintah.