PAMEKASAN — Mengawali rangkaian agenda peringatan hari lahir (Harlah) ke-97 Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar Dirasah Aswaja, Ahad (23/02/2020), di Aula Sirojuddin Lantai 3 Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, Kompleks Pondok Pesantren (PP) Miftahul Ulum Bettet Pamekasan
Dalam agenda ini, panitia pelaksana mendatangan Dewan Perumus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) dan Pakar Aswaja NU Center Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH. Azizi Hasbullah, sebagai pemateri.
Koordinator Divisi Sosialisasi Aswaja dan Bahtsul Masail Harlah ke-97 NU, Moh. Fudholi mengatakan, acara yang bekerja sama dengan PP. Miftahul Ulum Bettet Pamekasan itu harusnya menjadi agenda proritas PCNU Pamekasan. Pasalnya, nalar-nalar radikal sudah merajalela, sehingga penting pemahaman Dirasah Aswaja An-Nahdliyah kembali ditanamkan, dan nilai universalitas Islam dapat diaplikasikan dengan baik.
“Hal ini juga dalam rangga merealisasikan konsep tasamuh (toleran. Red.), tawazun (seimbang. Red.), tawasut (moderat. Red.) dan ta’adul (keadilan. Red.) sebagai pondasi bernegara,” lanjut dosen filsafat di Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIMU) Pamekasan itu.
Sementara itu, di tempat berbeda sedang berlangsung agenda ziarah maqbarah. Maltuful Anam selaku Koordinator Divisi Pengajian, Ziarah Maqbarah dan NU Award Harlah ke-97 NU PCNU Pamekasan mengatakan, ziarah maqbarah ini merupakan media bertawasul kepada Allah melalui para pendiri NU.
“Semoga melalui tawasul kepada para pendiri NU, negeri kita ini semakin baik, damai, tenteram dan sejahtera, dan juga rangkaian agenda Harlah NU ke-97 bisa berjalan lancar dan bernilai ibadah,” ujarnya usai bertawasul di pemakaman Ke Ratoh Sumber Anyar, Tlanakan.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono


