NEWS

Kiai Misbah, Jangan Sampai Ada Alumni PKPNU Tidak Mengabdi di NU

PAMEKASAN — Alumni Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) atau yang biasa disebut Kader Penggerak NU harus selalu siap jika dibutuhkan oleh jam’iyah Nahdlatul Ulama. Pasalnya, kader Penggerak NU, memiliki tanggung jawab berkhidmat di organisasi yang kini berusia 97 tahun itu.

Begitu di antara isi pengarahan Wakil Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan, KH. Misbahul Munir, pada acara Silaturrahim Daerah (Silatda) 1 dan Ijazah Kubro, Ahad (01/03/2020), di Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, Kadur, Pamekasan.

“Diharapkan para kader bisa menyebarluaskan visi Islam wasathiyah ala thariqat Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kebun Baru, Kacok, Palengaan, Pamekasan itu.

Kader Penggerak NU, tegas Kiai Misbah, harus siap ketika ditunjuk menjadi pengurus NU di semua tingkatan.

“Jangan sampai ada Kader Penggerak NU yang ditunjuk jadi pengurus tapi tidak mau, atau tidak mau mengabdi karena tidak terpilih sebagai ketua,” lanjut alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir tersebut.

Lebih lanjut, Kiai Misbah menilai, kepengurusan PCNU Pamekasan periode 2016-2021 ini terbilang sukses.

“Melihat di periode ini, NU semakin berkibar di Pamekasan. Di mana-mana tidak hanya papan nama, tapi juga amaliah. Ini keberhasilan,” imbuh Kiai Misbah.

Berkenaan Muktamar NU ke-34 yang akan di laksanakan di Lampung 22 sampai 27 Oktober mendatang, Kiai yang pernah nyantri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sidogiri, Pasuruan itu mengaku tidak berani berkomentar dan memprediksikan figur yang akan terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2020-2025.

“Terlalu cangkolang (bahasa Madura: melanggar etika sopan santun dalam pergaulan dengan orang yang dituakan. Red.) memprediksi kepengurusan PBNU. Siapapun ketuanya, Rais-nya, kita akan siap mengabdi. Karena kita tidak mengabdi kepada Ketua, Rais PBNU, tapi kita mengabdi kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.


Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono