PAMEKASAN — KH. Afifuddin Thaha, Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan meminta agar para Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU) tetap menjaga semangatnya mengabdi di NU demi menjaga keberlangsungan dan menyebarkan ajaran Islam wasathiyah atau Islam moderat yang selama ini dikampanyekan NU.
Hal ini disampaikan oleh Kiai Afif saat memberikan sambutan pada acara Silaturrahim Daerah (Silatda) 1 dan Ijazah Kubro di pesantren yang diasuhnya, Pondok Pesantren Al-Falah Sumber Gayam, Kadur, Pamekasan, Ahad (01/03/2020).
“Saya minta kesemangatan tetap terjaga dengan baik demi keberlangsungan Islam wasthy, Islam yang mencintai negara dan agama. Mencintai agama tanpa melupakan negara, mencintai negara tanpa melupakan ajaran-ajaran agama,” tegas Kiai Afif.
Jika paham Ahlussunnah wal Jama’ah dengan karakteristik moderatnya bisa tersebar di seluruh pelosok Nusantara, lanjut Kiai Afif, maka Indonesia akan menjadi negara yang aman, damai, tentram, sejahtera dan sentosa.
Sebelum itu, Kiai Afif menyampaikan, dirinya merasa bangga dan tersanjung. Pasalnya, pesantren yang ia asuh mendapatkan kepercayaan PCNU Pamekasan ditempati pelaksanaan Silatda 1 dan Ijazah Kubro.
“Atas nama pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah, saya merasa tersanjung pesantrennya bisa ditempati Silatda 1 dan Ijazah Kubro. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi kemajuan pesantren dan organisasi NU,” pungkasnya.
Selain dihadiri 848 alumni PKPNU lintas angkatan, hadir juga Instruktur Wilayah PKPNU. Di atas panggung tampak jajaran Mustasyar, Syuriah dan Tanfidziah PCNU Pamekasan, dan Kepala Desa Kadur.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

