PAMEKASAN — Kebahagiaan tengah menyelimuti Nenek Jumna. Pasalnya, anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Palesanggar, Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur tersebut menerima bantuan bedah rumah dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan melalui Divisi Bedah Rumah Panitia Harlah ke-97 NU.
Pembongkaran rumah nenek anak satu tersebut dimulai Ahad pagi (22/03/2020) oleh tim Banser Tanggap Bencana (Bagana) Pamekasan dibantu warga sekitar.
Abdul Mu’in, Koordinator Divisi Bedah Rumah mengungkapkan, agenda bedah rumah Nahdliyin tidak layak huni tersebut sudah direncanakan satu bulan lebih.
“Mulai dari perencanaan, pencarian donatur dan mengumpulkan material bangunan sudah kami siapkan satu bulan lebih, agar konsep dan proses pembongkaran sampai selesai terlaksana dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Nenek Jumna berkali-kali mengucap syukur dan berterima kasih kepada tim bedah rumah. Ia mengatakan, hadiah yang diterimanya tidak lepas dari barakah para masyayikh NU, khsusunya muassis (pendiri) NU yang selalu dikirimi al-Fatihah setiap saat.
“Saya ikuti apa kata guru saya. Anak saya juga saya mondokkan di pesantren NU, tepatnya di Kebun Baru (asuhan KH. Misbahul Munir, Wakil Rais Syuriah PCNU Pamekasan. Red). Setiap ada acara Muslimat NU pasti saya datang, kecuali kalau sakit,” paparnya.
Usai pembongkaran, peletakan batu pertama dilakukan oleh donatur bedah rumah, H. Fajar Rifqie, Owner CV. Panutan Selaras Consultant (PSC).
Reporter: Aboonk
Editor: Ahnu

