PAMEKASAN — Mengantisipasi mewabahnya penyakit yang disebabkan oleh Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) atau virua corona, Kecamatan Palengaan menggelar sosialisasi pencegahan Covid-19, Selasa (31/03/2020) di pendopo kecamatan.
Mustasyar, KH. Muhammad Muddatstsir Badruddin, bersama Wakil Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pamkasan, KH Misbahul Munir, turut menghadiri kegiatan yang diikuti oleh kepala desa, sekretaris desa, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) se-Kecamatan Palengaan tersebut.
Dalam penyampaiannya, Kiai Muddatstsir mengatakan, wabah yang menyerang beberapa negara di dunia ini, bisa jadi merupakan salah satu bentuk peringatan dari Allah SWT. Selain itu, Kiai Muddatstsir mengimbau agar masyarakat mematuhi protokol yang ditetapkan perintah, menjaga kesehatan, dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Jika mengacu pada hadis Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Palengaan, Pamekasan ini, suatu negeri yang terserang wabah, maka penduduknya tidak diperbolehkan meninggalkan negri tersebut. Artinya, masyarakat harus melakukan isolasi secara mandiri, seperti tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting dan mendesak.
Kiai yang pernah menuntut ilmu di Arab Saudi ini menjelaskan, Covid-19 merupakan penyakit yang tergolong ‘Muntasyirah’ atau menyebar, dan tergoling tha’un. Oleh karenanya, Kiai Muddatstsir berharap agar masyarakat terus meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, berzikir dan memohon agar wabah tersebut segera hilang.
Selain itu, Kiai Muddatstsir juga mengimbau kepada masyarakat agar menyiapkan sumur dan menanam umbi-umbian. Imbauan tersebut guna mengantisipasi kekeringan dan kekurangan pangan jika suatu saat terjadi.
Reporter: Ahnu
Editor: Wiyono

