News

Pra-Konfercab, Pengurus IPNU-IPPNU Pamekasan Ditekankan Berkhidmat dengan Ikhlas

PAMEKASAN — Menjelang berakhirnya masa kepengurusan, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Pamekasan bersilaturahmi kepada Ny. Shufiatur Rizqiyah, pengasuh Pondok Pesantren Sabilul Ihsan, Jalan Raya Jalmak, Teja Timur, Pamekasan, Senin (27/07/2026). Dalam pertemuan tersebut, para pengurus diingatkan agar menjadikan keikhlasan, integritas, dan kekompakan sebagai landasan utama dalam berkhidmat di organisasi.

Nyai Rizqiyah mengatakan, pengabdian di IPNU dan IPPNU harus didasari niat yang tulus, bukan karena kepentingan pribadi maupun orang lain. Menurutnya, keikhlasan menjadi fondasi agar seluruh program organisasi dapat memberikan keberkahan dan manfaat bagi pelajar serta masyarakat.

“Berkhidmat di IPNU-IPPNU itu butuh landasan niat yang kuat dan bukan karena orang lain kita mau berproses di sana; juga perlu mengedepankan rasa ikhlas dalam menjalankan organisasi ini. Ikhlas itu kemudian menjadi fondasi utama agar program di dalamnya dan juga pengabdiannya dapat membawa keberkahan dan manfaat yang luas bagi pelajar dan masyarakat,” ujarnya.

Selain keikhlasan, Nyai Rizqiyah menekankan pentingnya menjaga integritas selama menjadi pengurus. Menurutnya, sikap dan perilaku kader di tengah masyarakat merupakan cerminan nama baik organisasi sehingga nilai-nilai akhlakul karimah harus senantiasa dijunjung tinggi.

“Penting untuk menjaga nama baik diri, keluarga, dan organisasi. Sikap serta perilaku kader merupakan cerminan langsung dari citra IPNU IPPNU secara keseluruhan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Nyai Rizqiyah juga mengibaratkan struktur organisasi seperti lima jari pada tangan manusia. Pembina, ketua, sekretaris, bendahara, dan bidang-bidang organisasi memiliki fungsi masing-masing yang saling melengkapi sehingga tujuan organisasi akan lebih mudah dicapai apabila seluruh unsur bekerja secara kompak.

Ketua PC IPNU Kabupaten Pamekasan, Ghufron Hadi, mengatakan silaturahmi tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengurus agar tetap membawa nilai-nilai yang dipelajari selama berproses di IPNU dan IPPNU, meski nantinya telah melanjutkan pengabdian di badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama pada jenjang berikutnya.

“Selepas menjadi pengurus IPNU-IPPNU kami akan berada di jajaran Banom di atas pelajar, tetapi sejauh apa pun kami tidak boleh melupakan masa berproses di IPNU-IPPNU. Dari silaturahmi ini kami belajar untuk berlebihan dalam bersyukur dan berkekurangan dalam sifat takabur. Nilai ikhlas dan khidmah itulah yang akan kami bawa setelah selesai dari kepengurusan,” ujar Ghufron.

Silaturahmi tersebut menjadi bagian rangkaian persiapan menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU-IPPNU Kabupaten Pamekasan sekaligus memperkuat sinergi dan komitmen pengurus dalam menuntaskan masa khidmat.


Reporter: Risma & Vika
Editor: Redaktur