PAMEKASAN — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Palengaan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) pertama, Jumat (29/10/2021), di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumur Tengah, Palengaan Laok, Palengaan, Pamekasan.
Mengangkat tema “Jiwa Raga Untuk Ulama dan NKRI”, kaderisasi jenjang pertama bagi calon anggota Banser itu diikuti 93 peserta delegasi Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Palengaan.
“Kenapa menjaga ulama, bukan menjaga agama? Yang menjaga agama itu sudah ada ulama. Jadi, tugas kita tinggal menjaga ulama yang menjaga agama,” ucap Muhammad Ahnu Idris, Ketua PAC GP Ansor Palengaan, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, K. Muchlis Nasir menyampaikan, Banser merupakan benteng para ulama. Oleh karena, Banser, menurut Kiai Muchlis, harus selalu siap siaga menjaga ulama dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bahkan sampai tetes darah terakhir Banser harus siap membela ulama, menjaga ulama dan keutuhan NKRI,” ucap Ketua Majelis Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan tersebut.
Diagendakan akan berlangsung sampai Ahad (31/10/2021) mendatang, peserta akan menerima materi-materi tentang ke-Ansor-an, ke-Banser-an, ke-NU-an, dan latihan fisik. Tidak hanya itu, peserta juga akan menjalankan penggemblengan rohani melalui ijazah wirid oleh kiai sepuh di lingkungan NU Pamekasan.
Reporter: Aboonk
Editor: Redaktur

