PAMEKASAN– Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Palengaan menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sumur Tengah, Palengaan Laok, Palengaan, Pamekasan.
Kegiatan yang diagendakan berakhir besok, Ahad (31/10/2021), itu diikuti oleh 93 peserta delegasi Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor dan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Palengaan.
Di antara para peserta, ada salah satu pemuda berusia 31 tahun kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Muhammad Sulaiman Malo. Ia merupakan seorang mualaf yang baru satu tahun mengucap dua kalimat syahadat di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen, Potoan Laok, Palengaan, Pamekasan.
Baca juga: Diklatsar Banser Palengaan Cetak Kader Penjaga Ulama Dan NKRI
Saat diwawancarai, Sulaiman mengaku sangat senang mengikuti setiap rangkaian kegiatan bertema “Jiwa Raga Untuk Ulama dan NKRI” itu.
“Saya Baru pertama kali ikut kegiatan seperti ini, dan saya merasa senang dan bahagia dengan apa yang diikuti, banyak sahabat dan pengalaman baru yang ditemukan,” ungkapnya, Sabtu sore (30/10/2021), di sela-sela kegiatan.
Sulaiman menyampaikan ketertarikannya bergabung Banser karena alasan pekerjaannya sebagai Satpam di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen. Ia mengaku sering bertemu anggota Banser saat ia bekerja.
Melalui kegiatan itu, Sulaiman berkomitmen akan lebih bersemangat belajar lebih dalam tentang Islam, wawasan ke-Banser-an dan ke-NU-an.
Reporter: Zainal / 01.IV-2021 (Rois L.Q)
Editor: Redaktur

